Tim Gabungan Sisir Kegiatan Gafatar di Kapuas Hulu

Penyisiran terhadap aktivitas Gafatar yang dilakukan oleh tim gabungan aparat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (dok. KM)
Penyisiran terhadap aktivitas Gafatar yang dilakukan oleh tim gabungan aparat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (dok. KM)

PUTUSSIBAU, KALBAR (KM) – Selasa sore tanggal 19 Januari 2016 pukul 15.30 s/d 17.00 WIB, Tim Gabungan dari pihak Kepolisian, TNI, Pihak Kecamatan dan pihak Desa, telah melakukan penyisiran ke lahan pertanian dan perkebunan milik kelompok organisasi Gafatar. Dalam penyisiran tersebut, ditemukan beberapa orang dari kelompok organisasi Gafatar yang sedang mencabut kebun singkong di ladangnya.

Selain itu dalam kesempatan tersebut, bertempat di pondok ladang Bambang Gunawan, di Desa Kampung Jati, Kecamatan Putussibau Selatan, sebanyak 4 (empat) dari 13 orang anggota Gafatar menandatangani surat pengunduran diri keluar dari Organisasi Gafatar. Adapun ke-4 orang yang sempat menandatangani tersebut, yaitu :
1. Nama : Arif
Tempat tgl/lahir : Depok, 10 September 1980
Agama : Islam
Pekerjaan : Petani
2. Nama : Randi Mulya Saputra
Tempat tgl/lahir : Jakarta, 15 Mei 1983
Agama : Islam
Pekerjaan : Petani
3. Nama : Bambang Gunawan
Tempat tgl/lahir : Lebak, 24 Mei 1977
Agama : Islam
Pekerjaan : Petani
4. Nama : Bagus Prima
Tempat tgl/lahir : Tangerang 17 Agustus 1990
Agama : Islam
Pekerjaan : Petani

Penandatanganan surat pernyatan tersebut disaksikan oleh Kades Kampung Jati, Mawat, Sekdes Kampung Jati, Basori, Kasat sabara Akp. Selamet Riadi beserta 5 anggotanya, Dansub Pom Putussibau Lettu Cpm. Syafi’i beserta 2 anggota, perwakilan dari Camat Putussibau Selatan, Candra, perwakilan dari Satpol PP, Heri, dan anggota unit Inteldim 1206/Psb sebanyak 2 orang.

Sementara itu berdasarkan hasil bincang-bincang yang dilakukan oleh media ini, Sudarwan (46 Th), kelahiran Cilacap dengan jenis kelamin laki-laki, merasa aneh dengan pemberitaan-pemberitaan wartawan yang terkesan memojokkan Organisasi Gafatar.

“Padahal sepengetahuan kami, Gafatar tujuannya hanya untuk bercocok tanam di bidang pertanian,” ungkapnya.

“Bahkan Organisasi Gafatar Pusat sudah dibubarkan sejak tanggal 20 Agustus 2015, sedangkan Organisasi Gafatar yang ada di Kapuas Hulu sudah dibubarkan sejak pada bulan April 2015,” ujarnya kepada KM. (budi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*