LSM Geruduk Pemkab, Tuntut Usut Korupsi RTLH

Massa yang mengaku dari LSM GMBI mendemo Pemkab Bogor atas masalah korupsi RTLH, Rabu (27/1) (dok. KM)
Massa yang mengaku dari LSM GMBI mendemo Pemkab Bogor atas masalah korupsi RTLH, Rabu (27/1) (dok. KM)

BOGOR (KM) – Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) menggeruduk Kantor Bupati Bogor dengan melakukan aksi demontrasi di depan gerbang Kantor bupati Bogor, Rabu (27/1/16).

Dalam aksi tersebut, sejumlah massa LSM-GMBI Jawa Barat meminta kepada para pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terutama Bupati Bogor, untuk mengusut tuntas para oknum penyunat dana bantuan program pemerintah untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Adapun spanduk yang dikibarkan oleh beberapa anggota GMBI yang bertuliskan “Rutilahu Ruang Tilep”.

Ada pula yang meminta untuk dievaluasi dan diperbaiki program RTLH atau Rutilahu itu di Kabupaten Bogor serta meminta agar Pemkab mengusut tuntas dan memecat oknum “Penyunat Rutilahu” dan menuntut agar dipenjarakan oknum-oknum “koruptor Rutilahu”.

Menurut koordinator aksi, ketua Distrik GMBI Kabupaten Bogor Sambas Alamsyah, dalam program itu sudah sangat jelas banyak penyimpangan atau penyunatan yang diindikasi dilakukan oleh oknum-oknum Pegawai Negeri Sipil yang berada di likungan Pemkab Bogor maupun staf Desa. Karena kenyataannya, yang diterima oleh Masyarakat hanya Rp. 3 juta.

Advertisement

“Dugaan itu terbukti saat program Rutilahu digelontorkan oleh pihak desa saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai pihak penerima hanya diberikan sebesar 3 juta Rupiah, seharusnya kan 10 juta rupiah,” geram Sambas pada Kupas Merdeka.

Ia menambahkan, jika Bupati Bogor dan para pejabat yang berwenang tidak mengusut dugaan tersebut, dirinya mengancam akan kembali datang untuk melakukan aksi Demo dengan massa yang lebih besar.

“Kami minta agar Bupati sebagai orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini dapat segera melakukan tindakan tegas kepada oknum-oknum penyunat dana bantuan program tersebut, bila tidak kami akan datang kembali untuk Demo dengan masa yang lebih banyak dari hari ini,” kecamnya. (Sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*