Bupati Bogor Pimpin Upacara Peringatan HAB ke-70 Tingkat Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Hj. Nurhayanti memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Amal Bakti Kemenag Kabupaten Bogor, Minggu 3/1 (dok. KM)
Bupati Bogor Hj. Nurhayanti memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Amal Bakti Kemenag Kabupaten Bogor, Minggu 3/1 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Saat Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-70 tahun 2015 tingkat Kabupaten Bogor yang bertempat di Lapangan Tegar Beriman Cibinong, Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Agama telah melakukan percepatan Reformasi Birokrasi yang menghasilkan peningkatan kinerja cukup signifikan. Kementrian Agama telah menerapkan audit kinerja, meningkatkan akuntabilitas publik, menata kedisiplinan pegawai, mencegah potensi terjadinya korupsi serta mengembangkan pelayanan berbasis teknologi informasi.

“Semua langkah dan upaya Reformasi Birokrasi bukan saja untuk meminimalisir penyimpangan dan malpraktik birokrasi, tetapi sekaligus untuk menciptakan lingkungan positif bagi setiap orang untuk berkarya dan berprestasi sesuai bidang dan kompetensinya,” ujar Bupati, Minggu, (3/1/16) kemarin.

Lebih lanjut ia menambahkan, birokrasi dituntut untuk berpikir out of the box serta melakukan perubahan guna meraih kebaikan dan kemaslahatan yang lebih luas. Sebagai institusi yang membawa nama “Agama”, orientasi kerja sebagai pejabat dan aparatur Kementrian Agama haruslah mencerminkan kemuliaan agama.

“Para pejabat dan aparatur Kementerian Agama di manapun harus bisa menjadi teladan dan contoh tentang kejujuran, sikap amanah, karakter dan perilaku baik di tengah masyarakat, di mana antara kata dan perbuatan haruslah sejalan,” tambahnya.

Advertisement

Disamping itu menurut Yanti, salah satu masalah sosial yang kini dihadapi bangsa dan terkait dengan peran Kementerian Agama, ialah penanganan rapuhnya ketahanan keluarga yang terlihat dari tingginya angka perceraian. Maka, mulai tahun ini Kementerian Agama meluncurkan program Kursus Pranikah bermitra dengan organisasi masyarakat, seperti BP4, organisasi keagamaan dan lainnya.

“Kita semua menyadari kualitas keluarga menentukan kualitas bangsa,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Nurhayanti menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada segenap mitra Kementerian Agama atas segala dukungan dan kerjasamanya yang telah menyukseskan program pembangunan bidang agama.

“Kepada seluruh keluarga besar Kementerian Agama saya berpesan mari memupuk idealisme dan semangat bekerja, mengasah modal intelektual, kepekaan sosial, memperkokoh talo persaudaraan dan penghayatan spirit Ikhlas Beramal sebagai landasan keluhuran kerja,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, Menag memberikan penghargaan secara seimbolis Satyalancana Karyasatya bagi pegawai yang telah mengabdikan diri di Kemenag selama 10, 20, dan 30 tahun. Selain itu, pada momen upacara tersebut diberikan beasiswa bagi putra putri yang berprestasi. (Sahrul/Aril)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*