Asah Kemampuan Manajemen Sekolah, KKMI Tajurhalang Latih Operator dan Kepala Madrasah.

Pelatihan kepala Madrasah dan Operator yang diadakan oleh KKMI Tajurhalang, Sabtu (16/1) (dok. KM)
Pelatihan kepala Madrasah dan Operator yang diadakan oleh KKMI Tajurhalang, Sabtu (16/1) (dok. KM)

TAJURHALANG (KM) – Dalam rangka mengasah kemampuan dan pemahaman para pengelola madrasah khususnya manajemen sekolah di wilayah kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Tajurhalang menggelar kegiatan pelatihan dan kerja bareng bagi para kepala madrasah dan operator se kecamatan Tajurhalang yang dilaksanakan pada Sabtu, 16 Januari 2016 bertempat di Yayasan Al Fadel Desa Sasak Panjang Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dan operator sekecamatan Tajur Halang dari jumlah 16 Madrasah Ibtidaiyah yang ada dilingkungan kecamatan Tajurhalang.

Pelatihan tersebut menghadirkan Prof. Syamsuri Holib, S.Pd.I yang merupakan operator tingkat kecamatan Tajurhalang, dan juga seorang pengelola sebuah yayasan di lingkungan kecamatan Tajur halang.

Semakin maju dan pesatnya teknologi juga berpengaruh terhadap perkembangan sebuah sekolah, dimana kemampuan dan kesiapan sekolah diharapkan mampu untuk mengikuti dan menerapkan teknologi yang ada dan sedang berkembang sesuai kebutuhan sekolah tersebut.

Menurut Nursalim, S.Pd.I selaku ketua KKMI Kecamatan Tajurhalang sekaligus ketua panitia pelatihan mengatakan hal itulah yang menjadi dasar pertimbangannya melaksanakan pelatihan. “Saat ini segala laporan sekolah dari tingkat kabupaten, propinsi dan pusat sudah menerapkan teknologi berbasis online, bahkan laporan tingkat kecamatan pun kami sudah menerapkan semuanya secara online. Hal itu mau tidak mau harus dilakukan karena data yang kami dapat baik dari tingkat daerah atau pusat juga menggunakan aplikasi yang diberikan secara online semua dilakukan berbasis komputerisasi. Sudah seharusnya perkembangan teknologi yang sangat pesat diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusianya, sehebat apapun teknologi yang berkembang tanpa dibarengi kesiapan sumber daya manusianya tentunya akan menjadikan teknologi tersebut mandul bahkan sia-sia,” katanya kepada Kupas Merdeka.

Advertisement

Solihah, S.Pd.I yang merupakan salah satu kepala madrasah juga peserta pelatihan mengatakan kegiatan tersebut sangatlah bermanfaat. “Selain sebagai pembelajaran bagi kami juga dengan diadakannya pelatihan tersebut kami juga mengetahui bagaimana membuat laporan sekolah secara benar dan terperinci, apalagi jujur saja setiap data aplikasi yang kami terima merupakan aplikasi yang baru dan tak mampu kami pahami dan cerna secara langsung yang tentunya butuh bimbingan dari pihak KKMI terutama operator tingkat kecamatan yang memang data awal tersebut sampai pada mereka. Kedepan semoga akan banyak lagi pelatihan-pelatihan serupa sehingga kemampuan dan kesiapan kami sebagai pengelola sekolah mampu mengimbangi kemajuan yang ada demi tercapainya pendidikan yang maksimal,” terangnya.

Seharusnya memang penerapan teknologi yang baik haruslah dibarengi sosialisasi yang merata, kesiapan sumber daya manusianya yang seimbang dan juga tentunya adanya kerjasama semua pihak. ( NE ).

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*