Kapolsek Baru Leuwiliang: Jalin Silaturahmi untuk Tekan Tingkat Kejahatan

kapolsek leuwiliang i nyoman suparta
Kapolsek Kecamatan Leuwiliang, Kab. Bogor I Nyoman Suparta di ruang kerja nya. (dok. KM)

Leuwiliang, 03/12 (KM) – Dalam situasi tingkat kejahatan yang terus meningkat dibutuhkan tindakan cepat, tepat dan tegas dari seorang penegak hukum, dengan pendekatan langsung ke masyarakat, merangkul semua elemen yang ada.

Itulah paparan Kapolsek Inyoman Suparta saat ditemui di ruangan kerjanya di polsek Leuwiliang. Inyoman Suparta selaku Kapolsek baru Leuwiliang memaparkan berbagai program kerja di wilayah hukum yang menjadi tanggung jawabnya,  dan akan mengenali karakteristik warga masyarakat Leuwiliang yang mungkin berbeda dengan warga masyarakat Nanggung yang sudah dia kenal dimana dia sebelumnya menjabat sebagai kapolsek Nanggung.

Nyoman, begitu sapaan akrabnya, mengatakan bahwa hukum itu harus ditegakkan, tidak boleh di lecehkan. “Kalau hukum sudah di lecehkan, bagaimana situasi kamtibmas berjalan? Satu sisi penegakan hukum memang praktis, keterkaitannya agar polsek dekat dengan masyarakat, sebelum tindakan hukum akan di lakukan tindakan preventif sehingga masyarakat tidak melanggar hukum. 8 program Kapolres tetap kita laksanakan seperti yang sudah dilakukan ketika saya menjabat kapolsek Nanggung,” katanya.

Untuk mengenal karakteristik warga masyarakat yang baru, ia (Nyoman/Red) akan mempelajari dengan silaturahmi dan berkomunikasi aktif dengab para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat mengajak bersama-sama menjaga kamtibmas ditegakkan dengan baik sehingga menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman.

Perihal dengan banyaknya LSM dan ORMAS yang ada dia akan mengundang para tokoh LSM dan ORMAS untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas bersama. “LSM dan ORMAS boleh-boleh saja ada selagi di penuhi ijin pendiriannya, terdaftar di Kesbangpol. LSM dan ORMAS itu hidup dan tumbuh membantu menciptakan kamtibmas, jangan sampai mengatasnamakan masyarakat tapi menggunakan cara-cara yang dapat mengganggu kepentingan umum  bertindak secara  anarkis, backing-backingan  dan selaku penegak hukum tentu kami akan tindak tegas,” jelasnya.

Salah satu program untuk mendekatkan diri dengan masyarakat yang paling efektif melalui silaturahmi, door to door mendatangi tokoh-tokoh masyarakat, pemuda dan agama. Acara Ngariung bareng polisi menjadi solusi tepat untuk bersinergi dengan semua unsur elemen masyarakat. (Dian Pribadi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*