Intimidasi Terhadap Siswa, Yayasan Eka Wijaya Cibinong di Polisikan

pungli sekolah
Ilustrasi Pungli di sekolah

BOGOR (KM) – Kasus yang menimpa Yayasan Eka Wijaya sebagai lembaga pendidikan atas dugaan penipuan dan kekerasan yang menimpa salah satu siswa didiknya terus berlanjut. Orang tua korban kini melanjutkan kasus tersebut dengan melaporkan Yayasan Eka Wijaya ke Kepolisian.

“Saya akan melaporkan kasus yang menimpa anak saya ke polisi, saya melapor ke Polsek Cibinong, namun diarahkan ke Polres Bogor untuk mengadu ke bagian Perlindungan PPA Polres Bogor,” ujar orang tua korban Agustinus Ivan Yudianto, kepada kupasmerdeka.com, Jum’at (4/12/15).

Dirinya merasa kesal lantaran anaknya yang berinisial IKY mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dari pihak sekolah dengan dilarang buang air kecil hingga ada satu kejadian dimana IKY hendak mencium tangan koordinator yayasan, dirinya malah didorong oknum tersebut hingga mengakibatkan luka pada kaki kananya.

“Intimidasi ini bermula saat terjadi selisih faham mengenai pembayaran yang sebelumnya sudah dianggap lunas, karena saat masuk sekolah mendapatkan rekomendasi anak guru sehingga mendapatkan keringanan pembayaran gedung sekolah,” tuturnya.

Namun berjalan 3 tahun, ada tagihan ke anaknya yang mengatakan ada kekurangan pembayaran sebelumnya. “Ini merupakan penipuan dan kedua setelah itu anak saya sering mendapat intimidasi,” ungkapnya.

Padahal kata Agustinus, dirinya melunasi pembayaran kekurangannya, namun karena sebelumnya ada kejadian tidak mengenakkan, sehingga berimbas pada anaknya tersebut.

“Kalau ingin buang air kecil ia harus melihat situasi, jika ada pengelola yayasan, maka tak jadi dan memilih menahan pipis meski sakit,” geram Agustinus.

“Surat tagihan diketahui oleh pemilik yayasan yakni Yansen dimana anaknya harus membayar sisa kekurangan uang pangkal sebanyak Rp 2.475.000. Dan sekarang pun anak saya kalau hendak kencing, harus kucing-kucingan agar tidak diperlakukan yang sama,” tukasnya. (Sahrul/Aril/Faisal)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*