Direksi RSUD Pelesiran, Anggota DPRD: Kita Akan Panggil Dirutnya

H. Hendra Budiman Nasdem
H. Hendra Budiman, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Nasdem (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pelesiran Direksi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong ke Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta terus menuai konflik. Pasalnya, keberangkatan ratusan staf RSUD Cibinong tersebut disinyalir menggunakan anggaran siluman yang tak jelas asal-usulnya hingga menghabiskan dana kurang lebih 3 miliar rupiah.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor fraksi Restorasi Kebangsaan, H. Hendra Budiman menuturkan, agenda plesiran yang dilakukan oleh pihak Direksi RSUD Cibinong tentu sangat menyalahi aturan, terlebih anggaran yang digunakan oleh mereka pun memang tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2015.

“Enggak benar itu, plesiran tidak jelas dan hanya membuang-buang anggaran. Apalagi memang benar kalau dana yang digunakan pun tak jelas dari mana, jadi benar dong secara tidak langsung plesiran direksi RSUD Cibinong itu menggunakan anggaran siluman,” kata H. Hendra di kantornya kepada Kupas Merdeka, Kamis (17/12/15).

Menurutnya, jika semua nanti terbukti dalam permasalahan tersebut, tentu dirinya bersama dengan ketua serta anggota komisi IV lainnya akan segera memanggil langsung Direktur Utama (Dirut) RSUD Cibinong terkait plesiran itu.

“Kita akan panggil segera, dan persoalan inipun akan saya bawa ke forum kerja komisi IV DPRD, akan saya agendakan hal ini supaya dinas yang lain tidak mengadakan acara-acara seperti ini yang dianggap notabane hanya buang-buang anggaran. Seharusnya mereka dapat meminimalisir anggaran, ternyata dinas-dinas atau Direksi RSUD malah plesiran enggak jelas,” tegas politisi Partai Nasdem itu.

Selain itu, sambung Hendra, untuk anggaran di APBD memang tidak ada, apalagi untuk menganggarkan seperti kegiatan plesiran dengan menggunakan anggaran besar dan tak jelas tujuannya.

“Dengan dana mencapai Rp. 3 miliar itu kan sangat boros sekali, intinya akan secepatnya saya panggil dirut langsung pada agenda kerja komisi IV awal januari 2016 nanti,” geramnya. (Sahrul/Aril/Faisal)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*