Tokoh Masyarakat Banyuresmi Ajak Warga Gotong Royong

gotong royong desa
Pembangunan jalan akses antar kampung oleh warga Desa Banyuresmi, Cigudeg

Kab.Bogor (KM) – Tokoh masyarakat Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor bagian barat, memprakarsai kegiatan gotong-royong membuka akses jalan desa, hingga tembus Kampung Sirna Asih, Sigaling dan Cisarua.

Pembukaan akses jalan sepanjang 4 kilometer itu diprakarsai para tokoh masyarakat diantaranya, H. Darta, Jejen, Adung, Sahar, Herman, Adang, Arimin, RT Edi, Rk Haryanto, dan Karna, yang merupakan pelopor kemajuan desa dan didukung sepenuhnya oleh Atep Pejabat Sementara (Pjs) kades Banyuresmi.

“Keberadaan akses jalan penghubung antar kampung tersebut saat ini sangat dibutuhkan bagi warga yang bermukim dikampung tersebut, hal itu mengingat selama ini belum ada akses jalan penghubung antar kampung, padahal keberadaannya sangat dibutuhkan warga. Kemudian dalam sebuah kesempatan muncul ide untuk membuka akses jalan tembus baru dengan jalan mengepras bukit dan ternyata warga menyanggupinya,” ujar Darta, salah satu diantara tokoh masyarakat kepada Kupas Merdeka, Selasa(17/11).

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala DesaKepala desa Atep S. Sumaryo, mengatakan, keterlibatan warganya dalam membuka akses jalan ini atas prakarsa para tokoh masyarakat, lantaran mereka yang tinggal di tiga kampung tersebut tidak memiliki akses jalan, mereka kerap menggunakan jalan setapak sebagai jalan tembus tercepat menuju kampung dan desa lainnya, dibandingkan harus melintasi jalan desa yang dirasa cukup jauh.

“Para tokoh masyarakat lah yang berjuang untuk membuka akses jalan ini, sebagai Pjs kades saya mendukungnya, karena hampir semua warga dari ketiga kampung itu, kerap sekali menggunakan jalur tersebut untuk mobilitas perekonomian, seperti mengangkut hasil bumi,” ujar kasie Pemerintahan yang saat ini menjabat Kades Banyuresmi.

Menurut Atep, pembuatan akses jalan tembus ini diharapkan mampu meningkatkan roda perekonomian warga sekitar. oleh karena itu dalam kegiatan gotong royong membuka akses jalan ini, para tokoh masyarakat melibatkan warganya, melakukan berkoordinasi dengan pemerintah desa bersama-sama mewujudkan keinginananya tersebut.

“Jika akses jalan ini sudah rampung, saya percaya dapat meningkatkan perekonomian warga, karena salah satu faktor penyebab rendah pendapatan ekonomi warga yakni infrastruktur jalan, kami sangat mendukung dan mengapresiasi warga dengan kebersamaannya bergotong royong guna membuka akses jalan tembus itu, bahkan warga yang telah menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan,” imbuhnya.

Salah seorang warga Cisarua, RT 02/07, Desa Banyuresmi, Ojak (30), mengatakan, dia ikut bergotong-royong bersama warga lainnya. Karena dia merasa dirinya juga akan menggunakan jalan tersebut, bersama warga lain berkoordinasi dulu dengan kepala desa setelah berembug warga dengan tokoh masyarakat dan kepala desa sepakat membuka akses jalan tersebut agar aktivitas warga sehari-hari tak terkendala akibat jalan.

“Dengan dibukanya akses jalan tembus ini merupakan suatu kemajuan bagi kami warga kampong Cisarua dan warga kampung lainnya, selain para tokoh, Alhamdulillah pak kades pun mau ikut gotong-royong bersama warga,” pungkasnya. (And/Ocr)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*