Langgar Perbup tapi Pondok Pinus Tetap Beroperasi, Satpol PP Dianggap Mandul

Tempat Hiburan Malam (ilustrasi)
Tempat Hiburan Malam (ilustrasi)

Bogor, 10/11/2015 (KM) – Sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Bogor banyak yang masih menabrak aturan yang berlaku. Dalam prakteknya, banyak RHU (Karaoke,Spa dan sejenisnya) melanggar Perbup mengenai ketentuan malam Jum’at tidak boleh buka atau beroperasi.

Namun larangan Perbup hanyalah isapan jempol belaka. Pasalnya banyak pengusaha THM yang tetap membuka usahanya tanpa mengindahkan larangan tersebut. Selain itu, ketentuan jam buka 10.00 WIB dan tutup jam 22.00 WIB pun hanya menjadi hiasan aturan tersebut.

Seperti halnya pelanggaran yang dilakukan bungalow Pondok Pinus di kawasan Parung. Diketahui, Pondok Pinus bukan hanya melanggar Perbup, namun aturan perizinannyapun dilanggar. Karena peruntukan yang awalnya sebuah hotel kelas melati, namun berubah fungsi menjadi room karaoke yang belum lama ini disegel Satpol PP Kabupaten Bogor.

Advertisement

Namun tersiar kabar, segel tersebut diduga sudah dibuka kembali dan beroperasi seperti biasa. Padahal mutlak lokasi tersebut harus di tutup.

Malahan, informasi yang didapat ada mantan pejabat yang membekingi lokasi usaha tersebut, sehingga hingga kini Venus masih melenggang membuka usahanya.

Hal tersebut membuat geram Forum Mahasiswa Bogor (FMB) Rahmatullah yang geram dengan aturan yang sepertinya hanyalah seremonial belaka.

“Ini sudah keterlaluan, Perbup hanyalah dijadikan mainan saja yang seharusnya harus ditegakan,” ujar Along, sapaan akrabnya, kepada Kupas Merdeka.com Selasa (10/11/15).

Dirinya menilai, apa yang terjadi di hotel Pondok Pinus merupakan cerminan buruknya proses hukum di Bumi Tegar Beriman. “Bagaimana mau menjadi kabupaten termaju di Indonesia, kalau aturan saja banyak yang dilanggar,” pungkasnya. (Ril/Faisal)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*