Sekda Restui Pungli di RSUD Ciawi

RSUD Ciawi
RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor

BOGOR (KM) – Dugaan pungli dari pemotongan uang Kesejahteraan karyawan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Ciawi karena tidak mengikuti apel pagi terus menuai kecaman. Pasalnya, potongan yang dilakukan pihak rumah sakit itu disebut tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010 tentang kedisipilinan PNS di Indonesia.

Menurut Ketua Aliansi Pergerakan Rakyat Bogor (PRB), Ruhiyat Sudjana menilai bahwa kebijakan yang diambil oleh pihak RSUD Ciawi kepada para karyawannya itu sudah jelas-jelas menyalahi aturan. Ia pun menganggap, adanya potongan itu sudah berbau Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) lantaran sudah menyalahi aturan dalam PP 53 tahun 2010 tersebut dengan seenak-enaknya membuat sanksi yang memang tidak ada dalam aturan.

“Saya kecam keras kebijakan yang diberlakukan management RSUD Ciawi itu, karena yang namanya sudah bentuknya uang atau rupiah itu sudah termasuk dugaan KKN. Kalau itu memang sudah tata tertib PP 53 nomor yah harus sesuai dengan aturan itu dong,” tegas Ruhiyat kepada kupasmerdeka.com, Kamis (3/9/2015).

Advertisement

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar ketika dikonfirmasi terkesan merestui, menurutnya dalam aturan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS itu telah jelas mengatur hak dan kewajiban PNS atau ASN. Salah satu kewajiban yang wajib dilakukan adalah mentaati ketentuan jam kerja termasuk kewajiban mengikuti apel pagi.

“Sehingga apa yang dilakukan oleh RSUD ciawi saya kira sudah merupakan komitmen bersama seluruh pegawai,” ungkapnya Adang.

Lebih lanjut Adang menjelaskan, kebijakan itu sudah menjadi salah satu upaya pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bogor. Dikarenakan, sambung dia, di Sekretariat Daerah (Setda) itu sudah menjadi bentuk pembinaannya. “Tapi yang perlu digaris bawahi, itu sudah menjadi komitmen bagi seluruh jajaran di SKPD Kabupaten Bogor,” kilahnya. (Sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*