Farhat Abbas Bakal Pidanakan Hotel Alfa Resort

farhat abbas
Farhat Abbas

CISARUA – Keberadaan Hotel Alfa Resort yang berlokasi di Kampung Ciburial, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, yang diduga tidak mengantongi perizinan alias ilegal lantaran berdiri diatas lahan milik Perhutani terus menuai kecaman. Ketua LSM Hajar Indonesia, Farhat Abbas, bahkan berencana melaporkan pengelola hotel ke ranah hukum.

Menurut dia, pemilik bangunan baik berupa vila ataupun hotel diatas lahan negara bisa dipidana sebagaimana diatur Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi dan Suber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Kalau memang terbukti, mereka bisa terancam hukuman 10 tahun penjara,” ujar Farhat saat dihubungi via selulernya.

Seharusnya, tambah dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terjadi, apalagi kawasan puncak diatur juga oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur (Bopuncur).

“Puncak juga dijadikan kawasan penyangga lingkungan bagi ibukota sebagai daerah resapan air, sehingga pembangunan harus dikendalikan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Forum Kajian Publik (Forpublik), Rico Pasaribu, menilai kondisi alam dan lingkungan di Puncak sudah dalam kondisi kritis. “Kerusakan alam di kawasan puncak sudah tidak terkendali akibat salah urus. Jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan bencana alam,” kata dia.

Advertisement

Karena itu, dirinya mendesak Bupati Bogor, Nurhayanti, agar tidak takut membongkar bangunan ilegal di kawasan Puncak karena memiliki landasan hukum dan aparat yang mampu merobohkan bangunan Alfa Resort yang diduga berada diatas lahan Perhutani.

“Bupati jangan sampai kalah oleh pemilik hotel. Penegakan Peraturan Daerah (Perda) tidak bisa pandang bulu,” pintanya.

Sebelumnya, Kepala bidang (Kabid) Bina Riksa Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, mengaku belum pernah ada intruksi untuk penanganan bangunan-bangunan milik Hotel Alfa Resort yang diduga banyak yang tidak ber-IMB karena berdiri di kawasan hutan lindung.

“Silahkan untuk hal tersebut menghubungi kasat saja, karena saya belum ada intruksi untuk menangani bangunan itu,” jelas Agus.

Dilain pihak, Kepala UPT Wasbangkim wilayah Ciawi, Riza Idris, menyebutkan jika sejumlah bangunan di hotel tersebut banyak yang tidak ber-IMB dan sudah dilaporkan ke tingkat dinas untuk selanjutnya dilakukan penertiban oleh Satpol PP. Sementara itu, saat dikonfirmasi via selulernya, Manager Operasional Alfa Resort, Rudi Ismail, enggan memberikan komentar dan Short Masage Service (SMS) yang dilayangkan pun belum
mendapat balasan. (RFS)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*