Bupati Bogor Kesal, Bantuan Pemprov DKI Tak Kunjung Digelontorkan

Bupati Bogor, Hj Nurhayanti

BOGOR (KM) – Bupati Bogor mengaku kecewa dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang hingga saat ini belum merealisasikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor sebesar Rp 67,4 miliar yang sebelumnya telah dijanjikan. Padahal Pemprov DKI melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Heru Budi Hartono mengatakan jika bantuan keuangan tersebut akan diserahkan pada bulan Juni 2015 yang lalu.

“Sampai sekarang dana bantuan dari Pemprov tersebut belum cair, tentu kami kecewa. Untuk kedepan kalau masih seperti ini kami bisa saja menolak bantuan dari DKI. Toh sebagian besar dana tersebut juga untuk kepentingan DKI yaitu untuk menanggulangi banjir DKI, dimana Kabupaten Bogor merupakan daerah yang berposisi ditengah antara hulu dan hilir yang dilintasi oleh dua sungai besar yakni Ciliwung dan Cisadane” kata Nurhayanti kepada kupasmerdeka.com, Selasa (1/9/2015).

Lebih lanjut Nurhayanti menjelaskan jika dana bantuan yang berasal dari APBD DKI Tahun 2015 itu akan digunakan untuk membiayai sebelas kegiatan, yaitu pembuatan bioretensi di DAS Ciliwung dan Angke sebesar Rp.2.500.000.000, pembuatan biopori di DAS Ciliwung dan Angke Rp. 1.000.000.000, penanaman pohon di DAS Cilwung dan Angke Rp.750.000.000, pembebasan lahan untuk sodetan situ cikaret dan situ kabantenan sebesar Rp.36.500.000,000 pengadaan 2 unit eskavator dan 2 unit supporting bem/pontton sebesar Rp.6.000.000.000, pembangunan sumur resapan di DAS Ciliwung dan Angke Rp.1.000.000.000, penataan lahan Pasar Hewan Jonggol Rp.5.400.000.000, pembangunan IPAL dan peralatan pendukung operasional UPT RPH Cibinong, Citaringgul dan Jonggol Rp.10.000.000.000, pembangunan 4 unit halte APTB di Kabupaten Bogor ukuran 2,5x 7 meter sebesar Rp.650.000.000, pembangunan stimulan jamban sehat di wilayah DAS ciliwung Rp.2.000.000.000, dan pengadaan truk Armroll Rp.2.500.000.000.

Advertisement

“Kan anggaran yang akan diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta nanti sudah dibagi-bagi untuk normalisasi kedua sungai tersebut agar saat musim hujan tiba DKI tak kembali kebanjiran lagi. Tapi mengapa, mereka (pemprov DKI, red) hingga kini tidak menggelontorkan bantuan tersebut, terlebih perencaannya pun sudah kita bagi-bagi ke sebelas pembangunan,” keluhnya. (Sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*