Bangunan Milik Anggota Dewan di Ciawi Tak Berizin

bangunan rumah anggota dewan di ciawi
Bangunan rumah anggota dewan di Ciawi yang tidak berizin.

CIAWI – Sebagai gerbang ibu kota, pembangunan di Kabupaten Bogor semakin pesat. Bangunan-bangunan megah yang makin bertambah menjadi salah satu barometer bangkitnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah berjuluk Bumi Tegar Beriman ini. Namun yang disayangkan banyaknya bangunan yang tidak didukung kelengkapan legalitas perizinan.

Salah satunya sebuah bangunan yang berlokasi di Jalan Veteran II, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, yang diduga belum mengantongi perizinan seperti Izin Membuat Bangunan (IMB) sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2010, Tentang Pedoman Teknis Izin Mendirikan Bangunan. Informasi yang dihimpun, bangunan tersebut ternyata milik politisi PKB sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Ciawi, Maskur, menyatakan jika bangunan itu melanggar garis sempadan jalan (GSJ) dan garis sempadan Sungai (GSS) sehingga tidak dimungkinkan mengantongi perizinan. Ia juga mengaku sempat berusaha melakukan penyegelan namun mendapat telpon dari pemilik bangunan.

“Bangunan itu tidak berizin, sehingga pengerjaannya harus dihentikan. Tapi, saat turun kelokasi saya ditelpon anggota dewan,” ungkapnya kepada Kupas Merdeka.

Advertisement

Ia juga mengaku tidak berdaya saat hendak melakukan penertiban, padahal setiap bangunan diwajibkan mengantongi legalitas perizinan. Hingga saat ini, masih kata dia, bangunan tersebut masih berdiri kokoh namun proses pengerjaan dihentikan.

“Yah gimana lagi, saya tidak bisa berbuat apa-apa,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Banjarwaru, Iip Syarifudin mengatakan, dari awal pembangunan hingga saat ini belum ada koordinasi apapun dari pemilik bangunan kepada pemerintah desa setempat. Menurut dia, harusnya sebelum membangun proses perizinan ditempuh terlebih dahulu.

“Bagaimana mau ada izin lingkungan, kalau tidak ada kordinasi apapun. Jadi, kami tidak mengetahui legalitas yang dikantongi pemilik,” kata Kades.

Kepala UPT Tata Bangunan dan Pemukiman wilayah Ciawi, Riza Idris, menegaskan pihaknya sudah melayangkan surat teguran. Dirinya membenarkan jika pemilik bangunan tersebut adalah anggota DPRD Kabupaten Bogor dari fraksi PKB berinisial SI.

“Pemiliknya memang anggota dewan, dan sudah datang kesini lalu diminta untuk mengurus perizinan,” tandasnya. (Rifai)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*