Aliansi PRB Ancam Segel Hotel Transit P’arunk dan Laporkan Mentri RI

hotel p'arunk bogor
Hotel P'arunk yang sebelumnya pernah disegel masih membandel.

BOGOR (KM) – Kabupaten Bogor surganya Tempat Hiburan Malam (THM) bagi para pengusaha dibidang tersebut, pasalnya kini makin maraknya Tempat Hiburan Malam yang terindikasi tidak mengantongi izin beroperasi dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor dan dinas terkait lainnya. Seperti yang terindikasi dalam hal THM Hotel Transit P’arunk sampai saat ini menyediakan minuman keras (Miras) serta wanita -wanita penghibur lelaki hidung belang tersebut belum mengantongi izin.

Hal itu membuat para tokoh ulama serta para pemuda Kabupaten Bogor geram, seperti halnya Aliansi Pergerakan Rakyat Bogor (PRB), Ruhiyat Sujana. Ia menyatakan mengecam keras pihak Satpol PP maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang tidak berani untuk menyegel hotel tersebut sampai berita ini di turunkan.

“Saya meminta secara tegas kepada Pemkab Bogor dan Satpol PP untuk menyegel segera THM Hotel Transit P’arunk itu karena diduga tidak memiliki ijin lingkungan serta izin dari Disbudpar,” tegas Ruhiyat kepada kupasmerdeka.com, Jum’at (21/8/2015).

Pemuda yang sering turun kejalan menyuarakan aksinya di pemerintahan maupun di gedung DPRD Kabupaten tersebut menambahkan, meskipun hotel transit P’arunk tersebut diindikasikan dibekingi oleh oknum pejabat Menteri RI, dirinya menyerukan bahwa hal itu tidak menjadi suatu alasan Bupati Bogor dan Penegak perda di Kabupaten Bogor untuk tidak melakukan tindakan tegas serta menyegel Hotel itu sesuai hukum yang berlaku.

Advertisement

“Jangan tebang pilih penegak perda dan Bupati Bogor untuk menindak tegas bagi THM dan Hotel-hotel yang telah dengan sengaja menyalahi aturan yang berlaku. Karena nanti, akan berdampak kecemburuan sosial bagi pengusaha THM di Kabupaten Bogor ini,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menungkapkan, jika masih belum ada pergerakan yang berarti dari Pemkab Bogor terhadap THM Hotel Transit P’arunk, ia mengecam akan menurunkan massa untuk menggelar aksi protes didepan Hotel tersebut.

“Saya berjanji akan turun langsung dengan massa untuk menyegel Hotel Transit P’arunk itu jika pemkab Bogor tak sanggup menyegel hotel tersebut yang jelas-jelas telah melanggar perda,” janjinya.

Bahkan pemuda yang selalu menyuarakan aspirasi kebenaran di bumi tegar beriman tersebut, mengancam, akan meminta kepada Pemerintah pusat menindak oknum mentri yang memiliki usaha THM, serta meminta untuk mengaudit harta kekayaan yang konon telah memiliki salah satu saham di hotel tersebut. “Saya mengingatkan agar pemerintah kabupaten Bogor dalam hal ini Bupati Bogor jangan takut di interfensi oleh oknum-oknum dari seorang menteri sekalipun,” pungkasnya. (Sah)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*