Gugatan PPP Versi Muktamar Surabaya Dikabulkan di PT TUN Jakarta, AMY Siap Jadi Wabup Bogor

AMY-PPP
Ade Munawaroh Yasin

BOGOR (KM) – Setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta mengabulkan banding Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romarhumuziy atau Romi, kepengurusan PPP kubu Romi diakui sebagai kepengurusan yang sah. PT TUN Jakarta pada, Jum’at (10/7) beberapa waktu lalu mengabulkan banding dan membatalkan Penetapan Penundaan SK Menkumham 6 Nov 2015 dan Putusan PTUN tingkat 1 tanggal 25 Feb 2015.

Berbarengan dengan hal itu, kini pencalonan Wakil Bupati (Wabup) Bogor Ade Munawaroh Yasin (AMY) dalam bursa tersebut menjadi terbuka lebar. Pasalnya, sebelum kubu Romi memenangkan gugatan di PT TUN atas SK diatas, kubu PPP versi ketua umum Djan Faridz menunjuk pengacara kondang Farhat Abbas untuk maju mencalonkan diri di Wabup Bogor.

Ade Munnawaroh menjelaskan kenapa untuk wilayah DPC PPP Kabupaten Bogor tetap konsiten kepada kubu Romy atau Muktamar Surabaya, dikarenakan kubu ini memenangkan gugatan di PT TUN atas SK PPP dari kubu sebelah. “Sebelumnya kita sudah konsisten untuk terus mendukung versi Muktamar Surabaya, karena kita yakin akan menang. Dimana saya melihat sendiri serta menyaksikannya secara langsung bahwa dalam Muktamar yang digelar di Surabaya beberapa waktu silam, dengan menunjuk Romy sebagai ketua umum PPP yang sah  pada kala itu,” kata Ade kepada kupasmerdeka.com, Kamis (23/7/2015) kemarin.

Advertisement

Ia menjelaskan, satu satunya Muktamar yang di akta notaris-kan hanya di Muktamar Surbaya ini. “Jadi kita memang semakin solid dan kuat. Saya pun yakin di Mahkamah Agung (MA) mudah-mudahan dapat memenangkan juga seperti di PT TUN ini,” tuturnya AMY.

Saat disinggung soal pencalonannya di bursa Pilwabup Bogor, AMY menjawab. “Soal F2 hanya satu, silahkan tanya sama ibu (Bupati Bogor, red) langsung, maunya sama siapa didampingi untuk mengisi kekosongan Wakil-nya tersebut,” ungkapnya.

Dalam mengisi jabatan itu menurutnya, bukanlah untuk diperebutkan, akan tetapi siapa yang pantas menduduki kursi tersebut dengan memenuhi kriteria Bupati Bogor. “Nanti kita di DPRD ini bersepakat, akan memilih F2 tentu yang sesuai keinginan Bupati Bogor untuk wakilnya itu seperti apa. Karena tupoksi kita di Dewan hanya sebatas memuluskan serta mengawal saja perjalanan pilwabup tersebut. Jadi kita ikuti saja semua prosesnya, walaupun saya ditunjuk untuk mengisi Wabup Bogor, secara tegas saya sangat siap untuk mengemban tugas sebagai wakil Bupati Bogor demi kelangsungan kemajuan Kabupaten Bogor termaju di Indonesia,” tandasnya. (Sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*