Berantas Penyalahgunaan Narkoba Di Kabupaten Bogor Melalui Rehabilitasi

foto: Sekdakab Bogor, Adang Suptandar saat melakukan tanda tangan spanduk sebagai bentuk perlawanan terhadap narkoba
BOGOR (KM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan seluruh jajaran Pemkab Bogor serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, menggelar upacara Hari Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2015, di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kerjasama dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, khususnya di Kabupaten Bogor. Dengan mengutamakan upaya rehabilitasi bagi para korban atau pecandu narkoba.
 
Sekretaris Daerah, Adang Suptandar saat menyampaikan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan bangsa di dunia, khususnya Indonesia dan Kabupaten Bogor terhadap permasalahan narkoba. Permasalah narkoba di Indonesia telah memasuki fase darurat, mereka para korban bukan hanya dari kalangan dewasa, namun juga dari kalangan remaja bahkan anak-anak. Bahkan mereka juga bukan hanya dari kalangan masyarakat berpendidikan rendah, melainkan telah meracuni kalangan masyarakat berpendidikan tinggi.
 
“Permasalahan narkotika tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan harus melibatkan seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali. Penanganan penyalahguna dan pecandu narkotika akan dilakukan melalui upaya pemulihan atau rehabilitasi. Khususnya faktor dan aktor utama dalam pencegahannya yakni peran keluarga yang sangat penting,” tutur Adang kepada kupasmerdeka.com, Senin (296/2015).
 
Sementara itu, Kepala BNNK Bogor Setia Budhi Nugraha mengatakan, pihaknya berharap dengan kerjasama dan koordinasi ini bisa menekan peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Bogor, dengan tujuan tahun ini penyalahguna dan peredaran narkoba akan menurun. Karena melihat dari persentase, tahun ini penyalahguna narkoba cenderung meningkat, meski demikian ia  tidak pernah bosan dan menyerah melakukan upaya semaksimal mungkin untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut.
Advertisement
 
“Tahun ini upaya kami yakni dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kami memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Masyarakat tidak perlu lagi takut untuk datang melaporkan diri sebagai korban dari penyalahguna narkoba, dan kita akan segara lakukan rehabilitasi. Selanjutnya akan kami periksa dengan detail apakan harus rawat jalan atau inap, dan identitas akan kami rahasiakan,” Ujar Budi.
 
Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung dalam hal pemberantasan narkoba, untuk mewujudkan Kabupaten Bogor sehat tanpa narkoba. Bahkan DPRD telah merealisasikan anggaran untuk berbagai kegiatan dan program yang menyangkut dengan persoalan narkoba.
 
“Semua berkat dukungan anggaran, kami berharap dengan kerjasama dan dukungan ini pemberantasan narkoba bisa lebih ditingkatkan, terutama pembinaan. Berbicara narkoba masyarakat Kabupaten Bogor yang menjadi pecandu narkoba dalah sebuah korban, karena gembongnya bukan di kita. Oleh karena itu rehabilitasi merupakan upaya yang tepat untuk di kedepankan, karena narkoba tidak ada damai dan itu musuh kita,” tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula Kapolres Bogor, Dandim, para camat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bogor, KNPI Kabupaten Bogor, dan lainnya. (Sahrul)
Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*