DLH Bogor Tinjau Temuan Limbah B3 di Area Perkebunan Sawit Cigudeg
BOGOR (KM) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melalui Bidang Penegakan Hukum Lingkungan dan Pengelolaan Limbah B3 (PHLPLB3) melakukan peninjauan ke lokasi dugaan pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di area perkebunan sawit wilayah Kecamatan Cigudeg, Senin (2/11).
Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan warga terkait adanya tumpukan limbah yang dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada Sabtu (31/10) lalu.
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Polsek Cigudeg, Satpol PP Kecamatan Cigudeg, UPT DLH Jasinga, dan pihak PTPN IV Regional.
Di lokasi, area tumpukan limbah telah dipasang garis Pengawasan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (PPLH Line) untuk mengamankan lokasi dari jangkauan pekerja dan warga yang beraktivitas di sekitar, termasuk pencari jamur.
Perwakilan dari PHLPLB3 DLH Kabupaten Bogor menyampaikan belum dapat memastikan apakah limbah tersebut termasuk kategori B3 atau tidak. Kepastian akan diketahui setelah dilakukan uji laboratorium.

Sementara itu, perwakilan PTPN IV Kebun Cikasungka, Hendi, mengimbau pekerja dan warga agar tidak mendekati lokasi limbah.
“Kami menyarankan untuk tidak mendekati radius 30 meter dari limbah tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melaporkan hasil peninjauan kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk proses hukum selanjutnya.
“Seperti kejadian yang ramai diberitakan, kami dari PTPN bersama Polsek Cigudeg dan DLH sama-sama meninjau ke lokasi. Penanganan terkaitnya akan kami koordinasikan dengan pimpinan di kantor. Kami selaku korban pastinya juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk langkah hukum selanjutnya,” kata Hendi kepada wartawan.
Hendi juga meminta warga segera melapor apabila melihat aktivitas pembuangan limbah secara ilegal di lingkungan perkebunan sawit.
Warga berharap kepada pihak DLH dan kepolisian agar segera mengusut dan menangkap pelaku pembuang limbah yang sudah sering terjadi.
Reporter: Septiawan
Leave a comment