Tumpukan Sampah di Bawah Flyover Arif Rahman Hakim Sumbat Aliran Air, Picu Banjir di Kp. Mangga Depok

Keterangan foto: Penampakan tumpukan sampah di kolong flyover Arif Rahman Hakim yang memicu banjir saat hujan turun.(Dok:KM)

DEPOK (KM) – Aliran air yang tersumbat akibat tumpukan sampah domestik di kolong jembatan bawah Flyover Arif Rahman Hakim memicu banjir musiman di pemukiman warga Kupang Mangga. Luapan air tersebut merendam wilayah Kp. Mangga, RT 12/RW 04, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Berdasarkan pantauan visual, genangan air setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa tampak menggenangi jalan lingkungan dan halaman rumah warga.

Kondisi ini diperparah oleh tumpukan sampah plastik, limbah rumah tangga, dan sisa material yang menggunung tepat di bawah kolong jembatan. Akibatnya, volume air tidak dapat mengalir dengan normal dan langsung meluap ke pemukiman warga saat debit air meningkat.

Salah seorang tokoh warga setempat mengungkapkan kekecewaannya atas lambatnya penanganan masalah ini. Menurutnya, tumpukan sampah di lokasi tersebut sudah lama dibiarkan tanpa adanya tindakan pembersihan yang menyeluruh.

“Kami selaku warga di sini sangat terganggu dengan kondisi ini. Setiap kali hujan atau debit air naik, air langsung meluap karena tertahan tumpukan sampah di bawah jembatan flyover,” ujarnya saat ditemui di lokasi genangan air.

Ia mendesak agar dinas dan instansi kedinasan terkait di Kota Depok segera turun tangan ke lapangan untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut agar genangan air dapat segera surut.

Keterangan foto: Air meluap yang menggenangi perkampungan warga Kp. Mangga Rt004/12.(Dok:KM)

“Kami sangat meminta dan berharap kepada instansi terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk segera turun tangan mengatasi tumpukan sampah ini. Tolong segera dibersihkan dan dibuat antisipasi jangka panjang agar masalah musiman ini tidak terus berulang dan merugikan warga,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kelurahan Depok saat dikonfirmasi media melalui pesan singkat WhatsApp menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan tengah melakukan langkah-langkah koordinasi untuk menangani persoalan banjir serta sumbatan sampah tersebut.

“Lagi saya koordinasi bang. Biar jelas juga… sumbernya,” ujar pejabat kelurahan setempat saat memberikan keterangan via WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat merendam akses jalan warga. Warga berharap koordinasi antar-instansi tersebut dapat segera membuahkan tindakan nyata di lapangan, baik berupa pembersihan total maupun solusi jangka panjang agar area kolong jembatan tidak lagi menjadi titik penumpukan sampah.

Reporter: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.