Pemprov DKI Dukung JWITF 2026 dengan City Tour dan Jamuan Makan Malam
Jakarta (KM) — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair (JWITF) 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas city tour, welcome dinner, serta networking dinner bagi para delegasi internasional.
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan bahwa kehadiran Jakarta dalam JWITF menjadi momentum strategis untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata, memperluas jejaring bisnis, dan membuka peluang kerja sama lintas pasar. “Dukungan Pemprov mencakup sewa lahan di JIExpo, city tour, networking dinner, serta keterlibatan Abang None Jakarta,” ujarnya.
Rangkaian acara dimulai dengan city tour di Kota Tua Jakarta. Delegasi dari 14 negara, termasuk Filipina, Tiongkok, Arab Saudi, Jepang, India, Yunani, Malaysia, Taiwan, Aljazair, Bangladesh, Nigeria, Korea Selatan, Kroasia, dan Thailand, diajak menyusuri destinasi unggulan, warisan budaya, serta produk pariwisata ibu kota. Para peserta juga menikmati pengalaman unik dengan bus wisata khusus yang menghadirkan konsep open dining, menyuguhkan kuliner khas Jakarta di tengah panorama cityscape modern.
Selain city tour, Pemprov DKI juga memfasilitasi jamuan makan malam di House of Tugu dan Hotel Borobudur. Kedua lokasi ikonik ini menjadi wadah networking antara buyer dan exhibitor dalam suasana santai, mempererat hubungan bisnis sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Jakarta.
JWITF 2026 yang berlangsung pada 15–17 Oktober di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran mengusung tema “GLOBAL CULTURED CITY: The Gateway to Indonesia’s Tourism Future” dengan semangat “Connecting Markets. Creating Impact”. Pameran ini menargetkan 150–200 exhibitors dan 200–300 buyers dari berbagai sektor, mulai dari tour operator, hotel, maskapai, hingga perusahaan teknologi perjalanan.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf, Lucky Wulandari, menekankan bahwa city tour dan networking dinner menjadi simbol komitmen menghadirkan pengalaman pariwisata autentik dan berdaya saing. Sementara itu, Ketua Subkelompok Pemasaran Luar Negeri, Ervienia Oryza, menambahkan bahwa sinergi lintas sektor ini diharapkan memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan dan dampak ekonomi berkelanjutan.
Reporter:-rso
Leave a comment