Pagelaran Kepang Pur Awali Ambalresmi Path of History 4

KEBUMEN (KM)— Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, kembali menggelar festival budaya tahunan Ambalresmi Path of History ke-4 pada 24–25 Oktober 2026. Acara yang dipusatkan di kawasan Tugu Ambal, Jalan Poerbonegoro dengan menampilkan pagelaran seni Kepang Pur dari Grup Turangga Resmi yang telah berdiri selama 70 tahun ini.

 

Acara ini idak sekadar menjadi pesta rakyat, melainkan upaya warga menghidupkan memori kolektif tentang masa lalu desa mereka yang pernah menjadi pusat pemerintahan.

 

Ambalresmi bukanlah desa sembarangan. Pada rentang tahun 1828 hingga 1872, wilayah ini tercatat sebagai Ibu Kota Kabupaten Ambal, sebuah entitas administratif yang lahir pasca-Perang Jawa (1825–1830). Tokoh sentral pada masa itu adalah K.R.A.A. Poerbanegara, sang Adipati yang makamnya hingga kini menjadi situs ziarah dan penanda fisik bahwa tanah ini pernah menjadi pusat gravitasi politik di pesisir selatan Jawa Tengah.

 

Budayawan Ambalresmi Among Prasetyo mengatakan, festival ini digagas sebagai bentuk keprihatinan terhadap memudarnya ingatan warga, khususnya generasi muda, terhadap sejarah desanya sendiri.

 

“Kami ingin sejarah itu tidak hanya tersimpan di arsip, tetapi hidup dalam perayaan yang dinikmati bersama,” ujarnya di sela persiapan acara, Sabtu (24/10/2026).

 

Mengusung tema “Tansah Sumunar Lan Ngangeni” atau selalu bersinar dan dirindukan, gelaran tahun ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih beragam.

 

Di antaranya Ambalresmi Fashion Carnival (AFC), pementasan kuda kepang atau kepang pur Turonggo Resmi, sendratari kolosal bertema Kadipaten Ambal, workshop pemetaan sejarah, serta bazar produk ekonomi kreatif warga.

 

Pemerintah Desa Ambalresmi melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) turut mendukung penuh gelaran ini sebagai bagian dari strategi pengembangan desa wisata berbasis komunitas.

 

Festival ini menjadi bukti bahwa pariwisata desa dapat tumbuh dari kekuatan masyarakatnya sendiri, tanpa harus menunggu program besar dari luar.

 

“Kami ingin menunjukkan bahwa desa memiliki modal budaya yang cukup untuk bersaing,” katanya.

 

Gelaran tahun ini juga sengaja diselaraskan dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) yang jatuh pada 24 Oktober.

 

Menurut panitia, pilihan tersebut bukan kebetulan, melainkan upaya menegaskan bahwa sejarah dapat menjadi basis ekonomi kreatif yang produktif.

 

Ketika wisatawan datang menyaksikan karnaval, mereka sekaligus menikmati kuliner khas seperti Sate Ambal, membeli kerajinan warga, dan mengenal potensi desa.

 

Budayawan yang turut mengamati perkembangan desa wisata di Kebumen ini menilai Ambalresmi Path of History sebagai contoh menarik bagaimana sebuah desa mengelola memori kolektifnya.

 

“Yang dilakukan Ambalresmi adalah mengubah narasi sejarah dari sesuatu yang statis menjadi sumber daya yang dinamis. Ini langka di tingkat desa,” ujarnya.

 

Sebagai informasi, Jalan Raya Pos atau Jalan Daendels yang melintasi Ambalresmi merupakan jalur utama penghubung selatan Jawa Tengah. Bagi para pemudik dan pelintas, Tugu Ambal selama ini lebih dikenal sebagai penanda jalan atau tempat beristirahat sejenak.

 

Namun bagi warga setempat, tugu dan tanah di sekitarnya menyimpan denyut nadi sejarah yang panjang.

 

Festival berlangsung selama dua hari dan terbuka untuk umum. Panitia memperkirakan ribuan pengunjung dari berbagai daerah akan memadati kawasan Tugu Ambal selama acara berlangsung.

 

Desa yang tahu dari mana ia berasal, barangkali, adalah desa yang paling siap menyambut masa depannya. Dan di Ambalresmi, masa lalu itu kini berjalan beriringan dengan masa depan, di atas aspal Jalan Raya Pos yang tak pernah sepi dari roda kendaraan.

 

Reporter: evie

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.