Anggaran Ratusan Juta Proyek Drainase Di Perumahan Puri Cendana, Diduga Kontraktor Tidak Paham Teknis
Bekasi (KM) – Proyek perbaikan saluran air, berjudul, Peningkatan Drainase Lingkungan Perumahan Puri Cendana RT 001/012 Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang dikerjakan oleh PT. Anugrah Trans Utara dengan anggaran RP. 397.565.717,00 menuai sorotan. Sejumlah temuan di lapangan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana mestinya.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP)).
Pantauan di lokasi, terlihat para pekerja melakukan pemasangan saluran (u-ditch) dalam kondisi galian masih tergenang air tampa melakukan penyedotan terlebih dahulu dengan menggunakan pompa,
Apalagi, untuk lantai kerja (LC) tidak mungkin digunakan kondisi seperti itu, yang semestinya menjadi alas sebelum pemasangan beton pracetak. Hal ini dinilai, berpotensi mempengaruhi kekuatan dan daya tahan konstruksi.
Tak hanya itu, sistem elevasi saluran juga diduga tidak diperhitungkan secara optimal. Akibatnya, aliran air dikhawatirkan tidak mengalir dengan baik dan justru berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir saat musim hujan.
Menurut Yanto Purnomo, Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB) dalam keterangannya menyampaikan keprihatinannya terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Kami menduga ada ketidaksesuaian spesifikasi teknis di lapangan. ini jelas menyalahi perencanaan. Ditambah lagi pemasangan tanpa lantai dasar, karena kondisi galian masih tumpukan air saat pemasangan U-ditch. Ini sangat berisiko terhadap kualitas dan umur konstruksi,” ujar Yanto kepada kupasmerdeka.com Sabtu, (24/10/2026).
Ia juga menyoroti tidak adanya pengaturan elevasi yang baik pada saluran. Kalau elevasi tidak diperhitungkan dengan benar, air tidak akan mengalir lancar. Bukannya mengurangi genangan, justru bisa memicu banjir saat hujan deras.
Kami meminta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap pekerjaan ini,” tegasnya.
Sementara, Yudi selaku konsultan pengawas, waktu dihubungi melalui pesan whatsapp, guna mempertanyakan kegiatan drainase di perumahan puri cendana RT 001/012 pihaknya tidak merespon, begitu juga Ronin, pengawas Bidang PSU DPRKPP.
Terkait soal konsultan pengawas Yudi dan pengawas Dinas bernama Ronin, terkesan mengabaikan tugas dan fungsinya sebagai pengawas ketika saat dikonfirmasi media, sepertinya mereka bingung untuk menjawab. Karena tidak paham tentang teknis,”ungkap yanto.
Yanto meminta kepada Kepala Dinas DPRKPP Kabupaten Bekasi, agar evaluasi pengawasan, kalau tidak bisa menjawab pertanyaan, lebih baik untuk kegiatan yang lainnya tidak diberikan pengawasan.
Dirinya pun mendesak, Inspektorat Kabupaten Bekasi untuk memeriksa pekerjaan drainase di perumahan puri cendana yang kerjakan PT. Anugrah Trans Utara,”pungkasnya.
Reporter: Den
Leave a comment