Sampah Menumpuk di Pelabuhan Aikai, Pemuda Katolik Paniai Turun Tangan: Jangan Tunggu Lingkungan Rusak Baru Bertindak
PANIAI (KM) — Persoalan sampah di kawasan Pelabuhan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, kembali menjadi perhatian. Di tengah tingginya aktivitas transportasi dan ekonomi masyarakat, persoalan kebersihan lingkungan dinilai membutuhkan kepedulian dan penanganan yang lebih serius.
Kondisi tersebut mendorong Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Paniai bersama Koalisi Paniai Bersatu Peduli Lingkungan turun langsung dalam Aksi Nyata Jilid II Pembersihan Sampah, Sabtu (12/9/2026).
Para peserta tidak sekadar menyampaikan imbauan. Mereka membersihkan sampah di sepanjang garis pantai pelabuhan dan area tambatan perahu, termasuk mengumpulkan, memilah, serta mengangkut limbah yang ditemukan di kawasan tersebut.
Langkah itu menjadi pesan bahwa persoalan lingkungan tidak cukup hanya dibicarakan. Ketika sampah mulai memenuhi ruang publik dan berpotensi masuk ke perairan, aksi nyata menjadi bagian penting dari upaya menjaga lingkungan.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Paniai, Yunus Gobai, menegaskan bahwa keterlibatan organisasinya bukan kegiatan seremonial.
«“Keterlibatan kami dalam Aksi Nyata Jilid II ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan moral untuk menjaga alam Paniai yang merupakan anugerah Tuhan,” ujar Yunus.»
Menurutnya, gerakan menjaga lingkungan harus dibangun melalui kesadaran bersama. Karena itu, aksi tersebut juga diarahkan untuk memberikan edukasi kepada pedagang, motoris perahu, dan pengunjung pelabuhan agar tidak membuang sampah sembarangan ke danau maupun fasilitas publik.
Yunus mengapresiasi sinergi antara Pemuda Katolik, Koalisi Paniai Bersatu Peduli Lingkungan, elemen pemuda, komunitas adat dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap aksi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan bersih-bersih, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk membangun budaya menjaga lingkungan di Kabupaten Paniai.
Di sisi lain, Pemuda Katolik Komcab Paniai bersama koalisi juga mendorong pemerintah daerah memperkuat regulasi dan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.
Pesan yang dibawa dalam aksi ini jelas: membersihkan sampah adalah langkah awal, tetapi mencegah sampah kembali memenuhi kawasan pelabuhan membutuhkan perubahan perilaku, sistem pengelolaan yang memadai, serta keterlibatan pemerintah dan masyarakat secara berkelanjutan.
Bagi Pemuda Katolik Komcab Paniai, menjaga lingkungan bukan sekadar urusan kebersihan. Lingkungan yang bersih berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan masyarakat, keberlangsungan ekosistem perairan, dan masa depan generasi Paniai.
“Lingkungan yang bersih adalah fondasi utama bagi kesehatan, kesejahteraan, dan masa depan generasi pembangunan di Paniai Papua Tengah,” tegasnya.
Reporter: kor
Leave a comment