PJU Mati di Persimpangan Pasar Lebakwangi Picu Kecelakaan, Warga Desak Pemkab Bogor Bertindak
Bogor (KM)- Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di persimpangan Pasar Lebakwangi, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, kembali memicu kecelakaan lalu lintas.
Senin malam (7/9), sebuah sepeda motor Honda Beat bertabrakan dengan minibus di lokasi tersebut. Akibat insiden ini, dua orang mengalami luka-luka, salah satunya sempat terseret beberapa meter bersama kendaraannya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Motor dari arah Parungpanjang berbelok di persimpangan, sementara minibus melaju dari arah Bunar menuju Rumpin. Seorang warga menuturkan, selain kondisi jalan yang menurun dan berada di persimpangan, gelapnya jalan akibat PJU mati membuat lokasi tersebut semakin berbahaya.
“Mobilnya dari arah bawah. Pas bersamaan ada motor dari Parungpanjang mau belok. Selain turunan dan persimpangan, faktor jalan yang gelap menambah jalan semakin berbahaya,” ujarnya.
Benturan keras membuat pengendara laki-laki terseret bersama motornya, sementara penumpang perempuan terpelanting ke jalan. Warga sekitar segera mengevakuasi korban. Pengendara dibawa ke klinik terdekat, sedangkan penumpangnya dirujuk ke rumah sakit di Tangerang menggunakan mobil warga.
Menurut warga, ini merupakan kecelakaan kedua dalam sepekan di titik yang sama. Mereka menilai ketiadaan penerangan membuat pengendara dari dua arah sama-sama tidak terlihat jelas. “Kalau malam di sini gelap. Tidak ada PJU yang nyala. Wajar kalau sering tabrakan,” kata seorang warga.
Desakan pun muncul agar Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan segera memperbaiki PJU di persimpangan Pasar Lebakwangi. Warga menegaskan, jangan menunggu jatuh korban jiwa baru dilakukan perbaikan. “Ini jalan ramai, akses ke Rumpin-Parungpanjang. Kalau malam gelap begini sangat berbahaya,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah perbaikan penerangan jalan di lokasi tersebut.
Reporter: set
Leave a comment