Pemasangan U-Ditch di Bantargebang Paket 02 Jadi Sorotan, Kinerja Cv Meriall Incosyaira Dipertanyakan

(Dok.KM)

Kota Bekasi (KM) – Kinerja CV. Meriall Incosyaira selaku pelaksana proyek Konsolidasi Rehabilitasi Sistem Drainase Perkotaan Paket 02 dengan nilai kontrak RP. 2.112.380.475,86 Tahun Anggaran (TA) 2026 Kota Bekasi, menjadi sorotan publik.

Sorotan muncul setelah pelaksanaan pekerjaan saluran U-Ditch di lapangan diduga tidak sepenuhnya mengacu pada Kerangka Acuan Kerja (KAK), gambar kerja, maupun prosedur teknis yang semestinya diperhatikan dalam pekerjaan konstruksi.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, proses pemasangan U-Ditch terlihat dilakukan pada area galian yang masih tanah tampa dilakukan lantai kerja terlebih dahulu (LC). Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan dasar galian serta pengendalian mutu pekerjaan sebelum elemen saluran dipasang.

Lantai kerja sebagai bagian dari persiapan dasar pemasangan U-Ditch. Padahal, persiapan dasar merupakan salah satu tahapan penting dalam pekerjaan saluran. Kondisi dasar yang memadai diperlukan untuk membantu menjaga kestabilan posisi U-Ditch, memastikan elevasi sesuai perencanaan, serta meminimalkan risiko pergeseran atau penurunan konstruksi setelah pekerjaan selesai.

“Kalau memang benar U-Ditch langsung dipasang tampa dilakukan lantai kerja, ini patut dipertanyakan,” ujar Yovi Suryana selaku pemerhati pembangunan infrastruktur Kota Bekasi kepada kupasmerdeka.com, Selasa (8/9/2026).

Menurut Yovi, pekerjaan saluran seharusnya diawali dengan persiapan dasar yang memadai. Hal tersebut penting agar konstruksi tidak mudah bergeser dan hasil pekerjaan sesuai dengan standar serta spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Dasarnya harus dipersiapkan terlebih dahulu untuk mencegah pergeseran konstruksi. Kalau fakta di lapangan memang tidak dilakukan sesuai standar, tentu harus dipertanyakan,” katanya.

Ia menegaskan, proyek yang menggunakan uang negara harus mengedepankan aspek mutu, kualitas, keselamatan konstruksi, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis.

“Jangan hanya mengejar waktu penyelesaian, tetapi tahapan penting yang menentukan usia dan kekuatan konstruksi justru diabaikan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala UPTD Bantargebang Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Erizka, memberikan tanggapan terkait pekerjaan saluran tersebut.

“Kemarin sudah saya kasih catatan, sebelum dipasang u-ditch dikasih pasir urug dan untuk pemasangan u-ditch harus posisi saluran kering, kalau memang aktif salurannya dibendung terlebih dahulu,” tegas Erizka.

Reporter: Den
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.