Operasi Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Dihentikan, Tangis Keluarga Pecah

BANTEN (KM) – Pencarian lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan satu guide yang hilang di perairan selat Sunda sejak Senin (7/9) lalu, resmi dihentikan pada Jumat (18/9). Penghentian itu dilakukan karena tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal Arupadhatu I yang ditumpangi rombongan.

 

Keputusan berat ini harus diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh yang dilakukan Tim SAR Gabungan selama sepuluh hari terakhir pencarian.

 

Selama kurun waktu tersebut, penyisiran intensif telah melibatkan lintas instansi termasuk Basarnas Banten, Lampung, hingga Bengkulu serta mengerahkan pencarian melalui jalur darat, laut, hingga udara.

 

Terlihat keluarga korban yang selama sepuluh hari terakhir setia menanti dan berada di posko tak kuasa menahan kesedihan. Isak tangis pecah seketika.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menegaakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Jika ada informasi dikemudian hari terkait tanda-tanda keberadaan kapal Arupadhatu, pencarian akan kembali dilanjutkan.

 

Reporter: Septiawan

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.