Amani Bank Bidik Bulk Order 800 Unit Rumah, Perkuat Likuiditas dan Kembangkan KPR Syariah

JAKARTA (KM) –PT BPR Syariah Amani Mulia Indonesia (Amani Bank) mengambil langkah strategis untuk memperkuat likuiditas sekaligus mengoptimalkan persediaan properti. Strategi tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Koperasi Konsumen Syariah Keluarga Samawa Indonesia (KSI), Selasa (29/08).

 

Kolaborasi ini tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Jakarta pada 5 September 2026 oleh Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo, dan Ketua KSI, Darmawan Wijaya.

 

Melalui MoU tersebut, Amani Bank menjajaki potensi Master Bulk Order Portfolio hingga 800 unit rumah dalam Program Rumah Rakyat Semesta (RRS). Target ini bersifat indikatif dan akan direalisasikan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kesiapan proyek, kondisi pasar, kapasitas perseroan, serta kesepakatan para pihak.

 

Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi untuk membuat aset perseroan lebih produktif.

 

“Kami ingin mengoptimalkan persediaan properti secara terukur sehingga aset yang sebelumnya tertahan dapat dikonversi menjadi arus kas. Dengan demikian, perseroan memiliki ruang yang lebih baik dalam mengelola likuiditas sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis pembiayaan,” ujar Endro.

 

Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pelepasan aset, tetapi juga untuk menciptakan kesinambungan bisnis melalui potensi pembiayaan kepemilikan rumah (KPR).

 

“Kerja sama ini kami arahkan untuk membangun siklus bisnis yang sehat, mulai dari optimalisasi persediaan, penciptaan arus kas, hingga peluang pembiayaan KPR. Prinsip kehati-hatian tetap menjadi bagian penting dalam setiap tahap implementasinya,” lanjutnya.

 

Dalam skema bulk order, KSI dapat melakukan pemesanan unit berdasarkan desain, spesifikasi, verified HPP, nilai kontrak, jadwal pembangunan, hingga jadwal serah terima. Rincian teknis akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk masing-masing zona proyek.

 

Bagi Amani Bank, skema ini membuka peluang terbentuknya portofolio KPR Syariah. Potensi pendapatan akan bergantung pada realisasi penjualan, kebutuhan pembiayaan konsumen, kelayakan calon nasabah, serta persetujuan pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Dengan model ini, perseroan tidak hanya mengurangi dana yang tertahan dalam persediaan properti, tetapi juga membangun sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

 

Amani Bank menegaskan, angka 800 unit merupakan Master Bulk Order Portfolio, bukan kewajiban pembelian sekaligus. Kewajiban finansial dan pelaksanaan proyek baru efektif setelah dituangkan dalam PKS per zona.

 

Setiap zona wajib melalui tahapan Zonal Activation Gate dan Project Clearance, yang mencakup evaluasi legalitas, kesiapan lahan, perizinan, aspek teknis dan finansial, permintaan pasar, forward payment coverage, serta aspek risiko dan kepatuhan.

 

“Target 800 unit kami tempatkan sebagai potensi portofolio, bukan realisasi sekaligus. Setiap proyek harus memenuhi tahapan evaluasi dan persetujuan sebelum masuk ke tahap pelaksanaan. Ini penting agar pertumbuhan bisnis tetap berjalan seiring dengan pengelolaan risiko yang prudent,” tegas Endro.

 

MoU ini berlaku selama tiga bulan sejak penandatanganan. Dalam periode tersebut, kedua pihak akan melakukan project clearance, uji tuntas (due diligence), appraisal, verifikasi HPP, penyusunan Master Development Plan, hingga penyusunan PKS per zona.

 

Melalui kerja sama ini, Amani Bank berharap persediaan properti menjadi lebih produktif, likuiditas terjaga, dan terbentuk portofolio pembiayaan KPR yang sehat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

 

Reporter: HSMY

Editor: Yoe

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.