Pulang dari Tiongkok, Jaro Urdin Bawa Inspirasi Baru untuk Dongkrak Pertanian dan Kesejahteraan Warga Desa Kp. Baru
SERANG (KM) – Kepulangan Kepala Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Jaro Urdin, dari Republik Rakyat Tiongkok membawa semangat baru untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi desa.
Jaro Urdin merupakan salah satu dari 25 kepala desa terpilih dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti Program Pelatihan Kader Desa Indonesia di Tiongkok selama 21 hari. Program tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk melihat secara langsung pengelolaan dan pengembangan kawasan perdesaan, termasuk integrasi potensi pertanian, perkebunan, BUMDes hingga sektor pariwisata.
Bagi Urdin, pengalaman tersebut bukan sekadar perjalanan untuk melihat kemajuan desa-desa di Tiongkok. Lebih dari itu, program tersebut menjadi kesempatan untuk menggali gagasan yang dapat diadaptasi sesuai dengan potensi dan karakter masyarakat Desa Kampung Baru.
“Alhamdulillah, pengalaman yang saya dapat dalam program pelatihan kader desa Indonesia di Tiongkok adalah bagaimana memajukan dan mengembangkan desa melalui pembelajaran di bidang pertanian dan perkebunan,” ujar Urdin, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, salah satu pelajaran penting yang diperoleh selama mengikuti pelatihan adalah pentingnya membangun desa melalui perencanaan yang matang, inovasi, kepemimpinan yang kuat serta keterlibatan aktif masyarakat.
Urdin menilai kemajuan desa tidak harus menghilangkan karakter dan identitas lokal. Sebaliknya, potensi yang sudah dimiliki masyarakat harus dikembangkan dengan dukungan teknologi, inovasi serta tata kelola yang lebih baik.
“Dari Tiongkok saya belajar, kemajuan desa dibangun melalui kepemimpinan yang kuat, perencanaan yang konsisten, inovasi, serta keterlibatan aktif masyarakat. Desa yang maju bukan berarti meninggalkan identitasnya, melainkan mampu mengembangkan potensi lokal dengan sentuhan teknologi dan tata kelola yang baik,” katanya.
Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama berada di Tiongkok tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program nyata di Desa Kampung Baru.
Sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, berbagai gagasan yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi bahan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan potensi ekonomi desa.
Urdin juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto beserta jajaran, Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, serta seluruh pihak penyelenggara yang telah memberikan kesempatan kepada kepala desa Indonesia untuk mengikuti program tersebut.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Menteri Desa dan PDT, Pak Yandri Susanto beserta jajaran, Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, serta para penyelenggara yang telah membuka kesempatan berharga ini bagi kepala desa Indonesia.”
Ia menegaskan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh harus menjadi modal untuk menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Semoga ilmu yang saya dapat bisa mewujudkan program nyata untuk kesejahteraan masyarakat Desa Kampung Baru yang mandiri dan maju,” pungkasnya.
Reporter: Acun S
Leave a comment