Nishva Maulida dari Mizan Amanah Bogor Sabet Juara 2 Olimpiade 1.0 Prodject Kilat 2026
BOGOR (KM) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak binaan panti asuhan di Kota Bogor. Nishva Maulida, siswi Panti Asuhan Mizan Amanah Tanah Baru, berhasil meraih Juara 2 Olimpiade 1.0 Prodject Kilat 2026 setelah bersaing dengan lebih dari 50 peserta dari lima panti asuhan muslim dan nonmuslim di wilayah Bogor.
Olimpiade 1.0 Prodject Kilat merupakan puncak dari program Prodject Bagi Ilmu Gratis di Panti Asuhan, yang sebelumnya telah berkolaborasi dengan sembilan panti asuhan. Program tersebut tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, keberanian, dan kepercayaan diri anak-anak.
Berbeda dengan olimpiade pada umumnya, sistem penilaian dalam ajang ini dilakukan melalui proses panjang. Para peserta mengikuti evaluasi perkembangan akademik secara mingguan selama berbulan-bulan sebelum akhirnya memasuki babak final.
Pada tahap penentuan, peserta tidak hanya dinilai berdasarkan kemampuan intelektual. Tiga pilar karakter turut menjadi bagian penting dalam penilaian, yakni keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan mengenali dan melabeli emosi (labelling emosi).
Perwakilan Prodject Kilat menjelaskan, konsep tersebut merupakan bagian dari misi sosial untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
“Kami percaya Indonesia tidak kekurangan anak pintar, melainkan membutuhkan anak-anak yang cerdas dan berkarakter. Lewat program ini, kami ingin membangun kepercayaan diri, keberanian mengambil risiko terukur, serta kemampuan mengontrol emosi di atas fondasi akademik,” ujar perwakilan tim Prodject Kilat.
Dalam sejumlah tahapan final, peserta mengikuti berbagai tantangan, mulai dari simulasi public speaking, pemecahan masalah emosional, hingga tes akademik.
Nishva mampu menunjukkan ketenangan, keberanian, konsistensi, serta kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tahapan tersebut. Ia juga dikenal memiliki ketertarikan terhadap pelajaran Matematika dan gemar membaca buku.
Dengan cita-cita menjadi seorang profesor, Nishva mengaku ingin terus belajar dan meraih prestasi.
“Saya ingin membanggakan orang tua dan menjadi berbeda dari kebanyakan orang,” tutur Nishva.
Atas keberhasilannya, Nishva berhak membawa pulang piala, sertifikat, serta perlengkapan sekolah. Prestasi tersebut sekaligus membuat namanya tercatat sebagai salah satu penerima penghargaan dalam Hall of Fame Prodject Kilat.
Prestasi Nishva menjadi bukti bahwa ruang belajar yang tepat dapat membuka jalan bagi anak-anak panti asuhan untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Olimpiade 1.0 Prodject Kilat 2026 juga menunjukkan bahwa keberhasilan seorang anak tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik. Keberanian, kepercayaan diri, kemampuan mengelola emosi, dan konsistensi dalam menjalani proses menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tangguh.
Di tengah tantangan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda, program pendidikan berbasis sosial seperti ini dinilai memiliki arti penting. Anak-anak dari berbagai latar belakang tetap membutuhkan ruang, kesempatan, dan dukungan yang setara untuk berkembang, berprestasi, serta mengejar cita-cita.
Reporter: Ki Medi
Editor: Drajat
Leave a comment