KKN MAs Kelompok 40 Revitalisasi Jembatan Codo Ledok melalui Pengecatan Ulang
MALANG (KM) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-’Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 40 melaksanakan kegiatan revitalisasi Jembatan Codo Ledok, Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, melalui pengecatan ulang sebagai upaya meningkatkan kebersihan, kerapian, dan estetika fasilitas umum di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa dalam program KKN MAs yang diikuti oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Revitalisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan serta fasilitas umum yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Jembatan Codo Ledok menjadi salah satu fasilitas yang memiliki peran penting sebagai akses penghubung bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas. Seiring dengan penggunaannya, kondisi warna pada bagian jembatan mulai terlihat kusam sehingga diperlukan upaya perawatan untuk menjaga tampilan dan kebersihan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan revitalisasi, mahasiswa melakukan pengecatan ulang pada bagian jembatan yang telah ditentukan. Sebelum proses pengecatan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan persiapan dengan membersihkan permukaan jembatan dari kotoran dan bagian-bagian yang dapat menghambat proses pengecatan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN MAs Kelompok 40 terlibat secara langsung dalam proses pengecatan. Kegiatan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi permukaan jembatan agar hasil pengecatan dapat terlihat lebih rapi dan merata.

(Dok:Istimewa)
Kegiatan pengecatan ulang tidak hanya berfokus pada perubahan tampilan jembatan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga dan memperhatikan fasilitas umum di Dusun Codo Ledok. Lingkungan yang bersih dan tertata diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan akses tersebut.
Kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong. Mahasiswa bekerja sama dalam menyiapkan peralatan, membersihkan permukaan, mencampurkan dan menyiapkan cat, hingga melakukan pengecatan pada bagian jembatan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara langsung.
Setelah proses pengecatan selesai, Jembatan Codo Ledok terlihat lebih bersih, rapi, dan menarik dibandingkan kondisi sebelumnya. Perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan kesan positif terhadap lingkungan sekitar sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga fasilitas umum.
Revitalisasi jembatan juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kondisi fasilitas umum. Perawatan secara berkala diperlukan agar fasilitas yang digunakan bersama dapat tetap terjaga dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Mahasiswa KKN MAs Kelompok 40 berharap hasil revitalisasi Jembatan Codo Ledok dapat terus dijaga oleh masyarakat. Kesadaran untuk tidak merusak, mencoret, maupun mengotori bagian jembatan menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan hasil kegiatan.
Melalui kegiatan revitalisasi Jembatan Codo Ledok, KKN MAs Kelompok 40 berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui perawatan fasilitas umum dan lingkungan. Pengecatan ulang jembatan diharapkan tidak hanya memperbaiki tampilan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan Dusun Codo Ledok.
Reporter: Drajat
Leave a comment