DPP LSM HARIMAU Soroti Dugaan Penyimpangan Rehabilitasi Sosial: “Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban”

BOGOR (KM) — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Harapan Rakyat Indonesia Maju (DPP LSM HARIMAU) menyoroti maraknya peredaran obat keras tertentu di kalangan generasi muda serta munculnya keluhan masyarakat terkait penyelenggaraan rehabilitasi sosial.

 

Sorotan tersebut disampaikan Sulistiyanto alias Bang Jhon, KORDIV Litbang DPP LSM HARIMAU, dalam dialog yang membahas persoalan peredaran tramadol hingga dugaan praktik menyimpang dalam layanan rehabilitasi sosial.

 

Bang Jhon menegaskan, keberadaan LSM harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam persoalan yang menyangkut generasi muda dan kelompok rentan.

 

“Ayo kita perjuangkan anak-anak muda ini. Jangan sampai pikiran dan masa depan mereka menjadi kabur. Kami harus hadir dan membantu masyarakat,” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti sejumlah keluhan keluarga residen, mulai dari dugaan biaya yang tidak transparan, komunikasi dengan keluarga, hingga dugaan pemindahan residen antar lembaga atau antardaerah.

 

DPP LSM HARIMAU mendorong pemerintah dan instansi berwenang melakukan verifikasi, pemeriksaan, serta evaluasi secara objektif terhadap setiap pengaduan masyarakat.

 

Menurut Bang Jhon, kritik terhadap lembaga rehabilitasi bukan berarti memusuhi yayasan.

 

“Kita bukan membenci yayasan atau lembaga sosial. Yang harus dilawan adalah apabila ada praktik yang menyimpang dan justru menyusahkan masyarakat.”

 

Ia menegaskan, setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan berdasarkan data dan fakta. Sebaliknya, lembaga yang menjalankan pelayanan secara profesional juga harus diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi.

 

DPP LSM HARIMAU juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki ruang untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan kesejahteraan sosial sesuai koridor hukum.

 

“Kami akan menjaga marwah LSM HARIMAU agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Rehabilitasi harus menjadi jalan menuju pemulihan, bukan sumber penderitaan baru bagi keluarga,” pungkas Sulistiyanto alias Bang Jhon.

 

Reporter: Gats

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.