250 Siswa di Banggai Kepulauan Diduga Keracunan Usai Santap MBG
BANGGAI KEPULAUAN (KM) — Puluhan siswa dari enam sekolah di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dilarikan ke RSUD Trikora Salakan setelah mengalami gejala keracunan massal pada Rabu–Kamis (17-18/9/2025). Peristiwa ini terjadi setelah mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Menurut data Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 251 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK mengalami gejala mual, muntah, pusing, tenggorokan gatal, wajah membengkak, hingga sesak napas. Sekolah yang terdampak antara lain SDN Tompudau, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTs Alkhairat Salakan.
Direktur RSUD Trikora Salakan, dr. Andi Rahman menyebut akan segera mendirikan posko darurat untuk menangani pasien.
“Sebagian besar korban sudah pulih dan diperbolehkan pulang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya, Rabu (19/8/2026)
Dugaan sementara, keracunan berasal dari lauk ikan cakalang atau tuna dalam paket MBG yang diduga tidak layak dikonsumsi. Pemerintah daerah kini melakukan evaluasi terhadap pemasok bahan baku program tersebut.
Bupati Banggai Kepulauan, melalui pernyataan resmi, menegaskan akan meninjau ulang mekanisme distribusi makanan bergizi gratis. “Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Program MBG harus tetap berjalan, tetapi dengan pengawasan ketat terhadap kualitas bahan pangan,” katanya.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan distribusi pangan dan standar keamanan makanan dalam program pemerintah.
Meski bertujuan meningkatkan gizi siswa, lemahnya kontrol kualitas dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
RSO
Leave a comment