Tokoh Masyarakat Jabar Apresiasi Polri Ungkap Kasus Korupsi di PLN Penyebab Blackout
BANDUNG (KM) – Pemadaman listrik bergilir total (Blackout) yang melanda pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan beberapa waktu lalu, ternyata berbau korupsi. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri mengusut dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU di periode 2018-2026 fengan taksiran kerugian negara mencapai Rp5 triliun.
Tokoh Masyarakat Jawa Barat, H. Asep Ruslan MS, S.Hut atau yang akrab disapa Kang Asep, dalam keterangannya kepada pers, mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi di lingkungan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero.
Kang Asep menilai, kasus korupsi tersebut berdampak langsung pada pelayanan publik.
“Saya mengapresiasi langkah Polri yang telah berhasil mengungkap kasus korupsi di PLN. Kasus korupsi tersebut telah mengakibatkan pemadaman listrik bergilir yang sangat merugikan masyarakat, dunia usaha, dan berbagai aktivitas pelayanan,” kata Kang Asep, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan Polri dalam pengungkapan kasus korupsi ini patut diapresiasi seluruh elemen masyarakat.
“Semoga pengungkapan kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat yang memberikan pelayanan publik agar tidak lagi melakukan tindak pidana korupsi yang berdampak pada kerugian masyarakat,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, sosok yang dikenal luas sebagai Ketua Yayasan Rahmat Lil Alamin (YARLA) dan Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Musyawarah Sunda (MMS) ini menyampaikan dukungan penuh kepada Polri untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
“Sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, Kortas Tipikor Polri harus berani mengungkap, dan menindak siapa pun yang terlibat. Terima kasih Polri. Bravo Polisi. Salam Presisi,” pungkasnya.
Reporter: Drajat
Leave a comment