Satgas Segel Tambang Emas Ilegal di Antam Pongkor, Temukan Limbah Diduga Merkuri Mengalir ke Sungai Cikaniki
BOGOR (KM) – Satgas Patroli Gabungan resmi menutup rangkaian operasi penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) hari ketiga di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jumat (17/7).
Operasi berskala besar ini menjamin komitmen lintas instansi dalam aktivitas ilegal di kawasan tersebut. Untuk memastikan penertiban berjalan kondusif, operasi ini melibatkan personel gabungan dari PT Antam Pongkor, Polri, TNI, Satpol PP, hingga Linmas setempat.
Memasuki hari operasi terakhir, petugas bergerak menyisir area-area terpencil yang selama ini ditengarai menjadi pusat kegiatan para penambang pembohong. Fokus pergerakan tim gabungan kali ini menyasar tiga titik krusial yang diduga kuat menjadi sarang utama aktivitas penambangan emas ilegal. Lokasi strategi ketiga tersebut meliputi wilayah Belower, Cihmahpar, dan kawasan Ampar.

Menurut perwakilan pihak perusahaan, Agustinus Koko Susentio yang akrab disapa Koko menjelaskan temuan temuan yang mencengangkan.
“Di lokasi patroli, petugas menemukan jejak kerusakan lingkungan yang cukup memprihatinkan. Ribuan karung bekas, tumpukan sampah plastik, serta botol minuman tampak berserakan di sekitar area penambangan. Selain itu, tim gabungan juga menemukan adanya struktur bangunan yang diduga keras merupakan tembok pengolahan tong emas ilegal yang dibangun secara sembunyi-sembunyi oleh para pelaku,” jelasnya dalam konferensi pers yang dilaksanakan di area PT Antam Pongkor, Jumat (17/7).
“Hal yang paling krusial dalam operasi ini adalah adanya aliran air keruh beraroma harum yang mengalir langsung ke arah Sungai Cikaniki. Air limbah tersebut diperkirakan kuat telah tercemar oleh kandungan zat kimia berbahaya seperti merkuri,” tambahnya.
Padahal, tepat di area objek vital nasional tersebut, pihak yang berwenang telah memasang peringatan baliho resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai larangan aktivitas penambangan pembohong.
Pihak Satgas menegaskan, operasi penertiban PETI di kawasan Antam Pongkor ini bukan sekadar agenda rutin di atas kertas. Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen nyata dari seluruh elemen terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menegakkan hukum.
Lebih dari itu, sterilisasi kawasan ini sangat penting demi melindungi aset objek vital nasional di wilayah IUP Antam Pongkor dari kerusakan lingkungan yang jauh lebih parah di masa depan.
Reporter: Septiawan
Leave a comment