Sebanyak 4.132 Personil Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Monas
JAKARTA, (KM) – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 4.132 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (17/7).
Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek setempat. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan, kedamaian, dan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi aksi.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa pengamanan dipusatkan di kawasan Monas, tempat berkumpulnya Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat. Aliansi ini terdiri dari gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) beberapa perguruan tinggi, di antaranya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trilogi, Institut STIAMI, dan Universitas Paramadina. Aksi massa tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.
“Selain fokus pada pengamanan di lokasi utama, petugas juga disiagakan di sejumlah titik strategi lainnya di wilayah Jakarta Pusat guna mengantisipasi potensi konsentrasi massa tambahan,” ujar Erlyn.
Dalam tuntutannya, massa menyoroti beberapa persoalan nasional, seperti alokasi anggaran pendidikan serta kekhawatiran terkait menguatnya peran TNI-Polri di ruang sipil. Mereka juga menilai ruang kritik bagi kalangan pelajar dan mahasiswa kini semakin menyempit, yang dinilai dibandingkan dengan semangat Reformasi 1998.
Untuk mengantisipasi kemacetan, kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas yang akan diberlakukan secara fleksibel. Pengalihan arus akan dilakukan apabila volume massa meningkat hingga berpotensi mengganggu pengguna jalan.
“Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi nyata di lapangan,” terang Erlyn.
Pihak Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kehadiran kendaraan di sekitar kawasan Monas dan Sudirman-MH Thamrin.
Di sisi lain, Erlyn meminta seluruh peserta aksi untuk tetap tertib dalam menyuarakan aspirasinya.
“Kami berharap aksi menyampaikan pendapat ini berjalan aman, damai, serta tetap menghormati hak-hak warga lainnya yang juga sedang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat,” tutupnya.
Berikut daftar Rute Alternatif Hindari Kepadatan Monas,(Jumat, 17/7):
A. Jalur Alternatif Utama Menghindari Jalan Sudirman–MH Thamrin;
- Dari Arah Selatan (menuju Jakarta Pusat / Jakarta Timur): Melalui Jl. HR Rasuna Said (Kuningan) \rightarrow Jl. Prof.Dr.Satrio \rightarrow Jl. Galunggung, atau gunakan rute Jl. Imam Bonjol \kanan panah Jl. Diponegoro \kanan panah Jl. Proklamasi.
- Dari Arah Barat (Slipi/Tomang menuju Jakarta Pusat / Jakarta Barat): Melintas melalui Jl. Kebon Sirih \kanan panah Jl. Fachrudin \kanan panah Jl. KH Mas Mansyur, atau beralih ke Jl. Gatot Subroto \rightarrow Jl. KS Tubun.
- Menuju Kawasan Sudirman: Gunakan Jl. KH Mas Mansyur ke arah Karet, atau melintas lewat Jl. Blora untuk menghindari kepadatan.
B. Pengalihan Rute di Sekitar Titik Aksi (Kawasan Monas):
1.) Dari Arah Selatan (Blok M/Sudirman) menuju Utara (Harmoni/Kota):
- Rute Barat: Patung Kuda \rightarrow Jl. Budi Kemuliaan \rightarrow Jl. Abdul Muis \kanan panah Jl. Majapahit \kanan panah Harmoni.
- Rute Timur: Jl. Kebon Sirih \rightarrow Tugu Tani \rightarrow Jl. Medan Merdeka Timur \rightarrow Jl. Perwira \kanan panah Jl. Lapangan Banteng Barat \rightarrow Jl. Kathedral \kanan panah Jl. Juanda \panah kanan Harmoni.
2.) Dari Arah Utara (Kota/Gajah Mada) menuju Selatan (Thamrin/Sudirman):
- Harmoni \kanan panah Jl. Juanda \kanan panah Jl. Pos \panah kanan Jl. Gunung Sahari \rightarrow Senen \rightarrow Jl. Kramat Raya, atau memotong melalui kawasan Cikini menuju Sudirman–Thamrin.
3.) Dari Arah Timur (Senen/Pulogadung) menuju Barat (Tanah Abang/Tomang):
- Jl. Gunung Sahari \rightarrow Jl. Dr. Sutomo \rightarrow Jl. Gedung Kesenian \rightarrow Jl. Juanda \kanan panah Jl. Suryopranoto \panah kanan Tomang.
Reporter: Rwn
Leave a comment