Pulihkan Rasa Aman, Korwil III PP GMKI Dukung Langkah Tegas Kapolda Jabar Berantas Begal di Bandung
BANDUNG (KM) — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) Koordinator Wilayah III Jakarta, Jawa Barat, Banten mendukung penuh Polda Jawa Barat untuk mengambil tindakan tegas, terukur dalam memberantas maraknya kejahatan jalanan (begal) yang meresahkan masyarakat Kota Bandung. Kamis (23/7).
GMKI Wilayah III menilai, eskalasi aksi kejahatan dalam beberapa waktu terakhit tidak hanya mengancam keselamatan jiwa dan hak subjektif warga atas rasa aman, tetapi juga menciderai reputasi Kota Bandung sebagai pusat pendidikan, kebudayaan dan pariwisata yang inklusif
Koordinator Wilayah III GMKI, Riduan S Purba, menyatakan bahwa jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas) merupakan hak mendasar warga yang harus diwujudkan secara nyata oleh aparat penegak hukum.
“Kami sangat prihatin dan mengecam keras maraknya aksi kejahatan jalanan atau begal di Kota Bandung. Bandung seharusnya menjadi tempat aman bagi seluruh warga Kota Bandung maupun wisatawan,” ucap Riduan.
Menurutnya, ruang publik di Kota Bandung tidak boleh kalah oleh teror kejahatan Jalanan. Mahasiswa, pekerja malam, pedagang kecil, hingga masyarakat umum berhak atas jaminan keselamatan tanpa rasa takut saat beraktivitas.
“Kami GMKI Wilayah III mendukung penuh langkah Kapolda Jawa Barat untuk menindak tegas, terukur serta tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung sesuai dengan regulasi hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai wujud kepedulian terhadap tatanan sosial dan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Koordinator Wilayah III PP GMKI menyampaikan 3 poin imbauan, yaitu:
1. Intensitas Patroli dan Penegakan Hukum Terukur.
Mendorong Kepolisian Polda Jabar dan Polrestabes Bandung untuk meningkatkan kehadiran personel melalui patroli di titik- titik rawan kejahatan terutama pada jam – jam rawan malam hingga dini hari serta melakukan penindakan hukum yang tegas dan terukur untuk memberikan efek jera.
2. Optimalisasi Infastruktur Keamanan Kota.
Meminta Pemerintah setempat dan Instansi terkait untuk mengoptimalkan infranstuktur kota seperti Penerangan jalanan umum (PJU) serta meningkatkan CCTV di area – area rawan.
3. Sinergi Elemen Masyarakat dan Pendekatan Preventif Berbasis Komunitas.
Mendorong dan mengajak seluruh lapisan masyarajat, elemen pemuda, Aktivis untuk membangun ruang kewaspadaan dini dan bersinergi dengan instansi pemerintah setempat dan kepolisian.
Koordinator Wilayah III PP GMKI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu sosial dan kemanan publik demi terciptanya lingkungan Provinsi Jawa Barat khususnya Kota Bandung yang aman, kondusif dan tertib selaras dengan tagline dan slogan Kapolda Jawa Barat, yaitu “Jaga Rawat Jawa Barat”.
“Komitmen ini merupakan bagian dari tanggungjawab moral kader GMKI sebagai Kader Gereja dan Bangsa,” pungkas Riduan.
Reporter: Ki Medi
Editor: Drajat
Leave a comment