Kejar Target Tahun Ajaran Baru, Kemensos dan Bupati Bogor Sidak Proyek Sekolah Rakyat di Jasinga

BOGOR (KM) – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat memastikan kelancaran proyek strategis nasional di bidang pendidikan. Jajaran Kementerian Sosial (Kemenso), Kementerian PUPR, bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Senin (13/7).

Proyek yang didanai oleh APBN ini bertujuan untuk menjawab tantangan pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.

Sekretaris Jenderal Kemensos RI, Roben Rico, memberikan batas waktu yang tegas kepada pihak pengembang agar fasilitas pendidikan ini bisa segera difungsikan. Mengingat tahun ajaran baru 2026/2027 sudah berjalan, ia meminta proyek ini rampung secara fungsional pada akhir Juli dan selesai total pada pertengahan Agustus 2026.

“Alarm keras kami sampaikan, karena ini menjangkau akses pendidikan anak-anak Indonesia,” ujar Roben Rico di sela-sela peninjauan.


Sementara itu Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga ini merupakan wujud nyata dari gagasan besar Presiden RI dalam memeratakan pendidikan di Indonesia.

Ia menekankan, sekolah ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan skema pembiayaan penuh dari negara. Siswa-siswi yang menempuh pendidikan di sini tidak akan dipungut biaya, bahkan mendapatkan fasilitas gratis mulai dari seragam, konsumsi harian, hingga tempat tinggal atau asrama.

“Investasi terbaik hari ini adalah investasi sumber daya manusia. Sepuluh tahun ke depan, kita akan melihat generasi muda dengan kapasitas yang layak,” tegas Rudy Susmanto optimistis.

Maklum, proyek di Jasinga ini bukanlah satu-satunya. Pemerintah pusat bantuan saat ini tengah menggelontorkan rekonstruksi massal untuk puluhan ribu sekolah di seluruh Indonesia. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus, di mana proyek strategi pendidikan di wilayah ini ditargetkan rampung dalam waktu 2 hingga 3 minggu ke depan.

Sidak ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, perwakilan Dinas PUPR, Kadinsos, Ketua IPSM, LK2S, Karang Taruna, TKSK, serta Kepala Satker DJSP Jawa Barat Waskito Ady dan Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian PUPR, Dendy.

Kini, komitmen pemerintah tengah diuji untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, demi memberikan ruang belajar yang layak bagi anak-anak di wilayah barat Bogor sekaligus menjadi simbol pemerataan pendidikan nasional.

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.