Kapolsek Curug Turun Tangan, Minta Verifikasi Dugaan Siswa Misterius di SMAN 32 Kabupaten Tangerang
TANGERANG (KM) — Puluhan warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang SMAN 32 Kabupaten Tangerang pada Rabu (1/7/2026). Massa memprotes pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang diduga tidak transparan, termasuk adanya dugaan “siswa misterius” dalam daftar peserta didik yang diterima.
Aksi berlangsung dengan menggunakan satu mobil komando yang dilengkapi pengeras suara. Selama aksi, aparat gabungan melakukan pengamanan dengan menerjunkan 28 personel kepolisian serta 10 personel Koramil 02/Curug.
Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk berisi tuntutan dan kritik terhadap pihak sekolah. Di antaranya bertuliskan “Copot Kepala Sekolah SMAN 32 Kabupaten Tangerang”, “Bangunan ini disegel oleh rakyat tertindas”, serta “Pendidikan adalah hak anak bangsa, jangan dipersulit”.
Melalui pengeras suara, orator juga menyampaikan dugaan adanya siswa yang identitasnya tercantum dalam daftar penerimaan, namun keberadaannya dipertanyakan.
“Ada siswa misterius. Namanya ada tapi orangnya tidak ada,” teriak orator di hadapan massa.
Menanggapi tuntutan warga, Ketua Panitia SPMB sekaligus perwakilan sekolah, Khaerul Fikar, menyatakan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan SPMB pada tahun mendatang.
Menurutnya, pihak sekolah akan mengakomodasi masukan terkait penerimaan siswa dari lingkungan terdekat, termasuk kemungkinan memperluas cakupan zonasi pada tahun berikutnya. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat menginginkan adanya transparansi terhadap data siswa yang diterima melalui jalur domisili atau lingkungan.
Sementara itu Kapolsek Curug AKP Hardista Pratama Tampubolon S.T.K., S.I.K. mengatakan, dari 26 siswa baru yang dipersoalkan warga, pihak kepolisian meminta sekolah membuka data secara transparan untuk proses verifikasi.
“Nama, RT/RW, dan nama orang tua saya rasa itu sudah jelas. Kemudian RT/RW tersebut akan dipanggil pada waktu yang telah ditentukan untuk melakukan verifikasi bahwa siswa tersebut benar merupakan warganya,” ujar Kapolsek Curug.
Hingga aksi berakhir, situasi tetap berlangsung kondusif di bawah pengamanan aparat. Masyarakat berharap proses verifikasi dapat dilakukan secara terbuka agar polemik dugaan siswa misterius dalam pelaksanaan SPMB di SMAN 32 Kabupaten Tangerang dapat segera terjawab.
Reporter: Luky
Leave a comment