Forum Keluarga Mahasiswa Bogor Akan Gelar Aksi ke-2 Atas Dugaan Pelanggaran Jam Operasional Toko Modern

Bogor (KM) – Forum Keluarga Mahasiswa Bogor (FKMB) kembali menyatakan sikap tegas terhadap dugaan ketidaktertiban dalam penerapan aturan jam operasional minimarket dan toko modern di Kabupaten Bogor.

 

Setelah melakukan aksi sebelumnya, FKMB menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang belum mendapatkan jawaban serta penyelesaian yang konkret. Oleh karena itu, FKMB akan kembali melakukan Aksi Jilid II sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal persoalan dugaan pelanggaran aturan jam operasional minimarket dan toko modern.

 

Persoalan ini bukan sekadar tentang toko yang beroperasi selama 24 jam. Lebih jauh, FKMB mempertanyakan bagaimana proses perizinan, pengawasan, dan penegakan aturan dapat berjalan apabila masih terdapat minimarket atau toko modern yang diduga beroperasi di luar ketentuan yang berlaku.

 

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2012, terdapat ketentuan mengenai jam operasional toko modern. Namun, apabila aturan tersebut tidak ditegakkan secara konsisten, maka publik berhak mempertanyakan: untuk siapa aturan tersebut dibuat dan kepada siapa aturan itu berlaku?

 

FKMB juga menyoroti dugaan adanya permainan dalam proses perizinan dan pengawasan. Dugaan ini tentu harus dibuktikan melalui keterbukaan informasi dan pemeriksaan yang transparan. Namun, pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap keresahan publik yang muncul akibat adanya dugaan pelanggaran dan ketidaktegasan dalam penegakan aturan.

 

Kami tidak anti-investasi. Kami tidak anti terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, kami menolak jika kepentingan investasi kemudian mengalahkan kepentingan masyarakat kecil dan aturan hukum.

 

Jika pelaku usaha kecil dituntut untuk patuh terhadap aturan, maka perusahaan besar dan toko modern juga harus diperlakukan dengan standar hukum yang sama. Tidak boleh ada hukum yang tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.

 

Melalui Aksi Jilid II, FKMB akan terus mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap perizinan, pengawasan, dan pelaksanaan jam operasional minimarket serta toko modern di Kabupaten Bogor.

 

FKMB menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial dan partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

 

Kami ingin memastikan bahwa setiap proses perizinan berjalan transparan, setiap aturan ditegakkan secara adil, dan tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

 

“SALUS POPULI SUPREMA LEX ESTO”

*KEPENTINGAN RAKYAT ADALAH HUKUM TERTINGGI.*

 

Forum Keluarga Mahasiswa Bogor (FKMB) akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan, transparansi, dan langkah nyata dari pihak yang berwenang.

 

Aturan bukan untuk dipajang. Aturan untuk ditegakkan.

 

Reporter : Ki Medi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.