Sambut 1 Muharam 1448 H, MDS Rijalul Ansor Parungpanjang Gelar Pengajian ke-196 di Banten

TANGERANG (KM) – Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menggelar pengajian rutin ke-196 di Pondok Pesantren Salafi Nurul Hukmiyah, Kabasiran, Rt 01, Rw 04, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Tangerang, Banten, Senin malam (15/6/2028).

 

Pengajian kali ini bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan menjadi istimewa karena dilaksanakan lintas provinsi, dari Jawa Barat ke Banten, sebagai simbol persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, dan semangat kebersamaan tanpa batas wilayah administratif.

 

Dalam pengajian tersebut, jamaah mengikuti kajian Kitab Tafsir Qashashul Qur’an yang disampaikan KH Taju Subki, Lc, serta kajian Kitab Fikih Fathul Mu’in yang dibawakan Ustadz Wildan Mukholadun.

 

Ketua MDS Rijalul Ansor Parungpanjang, Hari Setiawan, S.I.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan Tahun Baru Islam sekaligus menjadi target MDS pada 2026 untuk menggelar pengajian di Banten.

 

“Hari ini kita melaksanakan pengajian lintas provinsi. Kegiatan ini juga memperingati 1 Muharam 1448 H. Semoga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan antarjamaah. Ini memang target saya di 2026 harus nyebrang ke Banten,” ujarnya.

 

Menurut Hari, perjalanan jamaah dari Kabupaten Bogor menuju Kabupaten Tangerang menunjukkan semangat menuntut ilmu dan berdzikir tidak dibatasi jarak maupun wilayah. Momentum 1 Muharam 1448 H juga dimaknai sebagai waktu untuk hijrah menjadi pribadi yang lebih baik, memperbaiki akhlak, memperkuat ibadah, dan meningkatkan kepedulian sosial.

 

Dalam suasana khusyuk, jamaah diajak meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW yang mengajarkan pentingnya persatuan, pengorbanan, dan perjuangan menegakkan nilai-nilai kebaikan.

 

“Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender hijriah, tetapi momentum memperbarui niat, memperkuat iman, dan mempererat tali persaudaraan. Sebab sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” pungkasnya.

 

Kegiatan MDS Rijalul Ansor Parungpanjang yang telah memasuki pertemuan ke-196 (memasuki 9 tahun) ini diharapkan terus menjadi wadah pembinaan keagamaan, penguatan karakter generasi muda, serta perekat persatuan umat di tengah tantangan zaman.

 

Dengan semangat dzikir, sholawat, dan menuntut ilmu, jamaah MDS Rijalul Ansor Parungpanjang menunjukkan bahwa persatuan dan kebersamaan dapat dibangun melalui majelis ilmu yang menghadirkan keberkahan bagi masyarakat lintas daerah dan lintas generasi. (Luky).

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*