Proyek Betonisasi Retak di Cikiwul, Kepala UPTD DBMSDA Bantargebang: Itu Pekerjaan LPM, Bukan Kami
BEKASI (KM) – Kepala UPTD Bantargebang Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Erizka, memberikan klarifikasi terkait adanya laporan mengenai proyek betonisasi yang sudah mengalami keretakan di wilayah Bantargebang.
Erizka menegaskan bahwa titik jalan yang retak tersebut bukanlah proyek yang berada di bawah pengawasan maupun anggaran Dinas DBMSDA Kota Bekasi.
“Lokasi betonisasi yang retak itu berada di wilayah Curug Parigi dan merupakan hasil pekerjaan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Cikiwul, bukan kegiatan dari Dinas DBMSDA,” ujar Erizka kepada kupasmerdeka.com, Kamis (18/6).
Pernyataan ini dikeluarkan setelah pihak UPTD melakukan survei langsung ke lokasi proyek yang sebenarnya menjadi tanggung jawab mereka.
Berdasarkan data yang ada, proyek resmi dari dinas bertajuk “Pemeliharaan Jalan Kota Bekasi (Jalan Lingkungan RT 02/06 Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang)” yang dikerjakan oleh CV Jaya Putra Mandiri.
Setelah dikonfirmasi di lapangan, proyek yang dikerjakan oleh kontraktor tersebut justru memiliki kualitas yang baik dan tidak ditemukan kerusakan.
“Hasil survei kami ke lokasi yang sesuai dengan judul pekerjaan di RT 02/06 menunjukkan hasil yang cukup baik dan tidak ada keretakan sama sekali. Hasil pekerjaan dari penyedia (kontraktor) kami menilai lumayan maksimal,” jelas Erizka.
Ia kembali mengimbau agar masyarakat atau pihak terkait dapat membedakan antara proyek daerah yang dikelilingi oleh dinas (DBMSDA) melalui UPTD, dengan proyek swakelola yang dilakukan oleh lembaga kemasyarakatan setempat seperti LPM.
Reporter: Den
Editor: By
Leave a comment