Prabowo Digoyang Oligarki: Serangan TSM Buka Tabir 

Muslim Arbi- Pengamat

Depok (KM) –  Muslim Arbi, Direktur Gerakan Perubahan sekaligus Koordinator Indonesia Bersatu, menilai serangan politik terhadap Presiden Prabowo Subianto saat ini membuka tabir mengapa ia berulang kali gagal dalam kontestasi Pilpres sebelumnya.

 

Menurut Muslim, serangan yang dialami Prabowo bersifat Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM). Hal itu tidak lepas dari visi-misi yang pernah ditulis Prabowo dalam bukunya Paradoks Indonesia. Buku tersebut menyoroti paradoks negeri kaya sumber daya alam, namun rakyat tetap miskin.

 

Pisau analisis Prabowo dalam Paradoks Indonesia menuding penguasaan sumber daya alam oleh segelintir pengusaha rakus yang menjelma menjadi oligarki ekonomi. Kelompok ini, kata Muslim, tidak menghendaki hadirnya presiden yang tunduk pada konstitusi dan berpihak pada rakyat.

 

“Putera Begawan Ekonomi, Prof. Soemitro, selalu digagalkan untuk memimpin Indonesia. Begitu pula Prabowo, karena ia dianggap terlalu berbahaya bagi oligarki rakus yang tak bisa mendikte mantan Danjen Kopassus itu,” ujar Muslim, Senin (29/6/2026).

 

Ia membandingkan tekanan yang dialami Prabowo dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, kedua presiden tersebut tidak pernah menghadapi tekanan politik dan ekonomi sekeras yang dialami Prabowo.

 

Muslim juga menyinggung pernyataan Prabowo di DPR pada 20 Mei 2026 lalu, ketika menegaskan pentingnya penerapan Pasal 33 UUD 1945. Ia menyebut momen itu sebagai “pernyataan kebangkitan Indonesia.”

 

Sebagai pembanding, Muslim mengaitkan langkah Prabowo dengan Mahathir Mohamad yang memimpin Malaysia selama 22 tahun. Mahathir berhasil mengangkat ekonomi etnis Melayu agar sejajar dengan etnis Cina dan India, berangkat dari gagasan dalam bukunya The Dilemma Malaya.

 

“Dari sisi inilah kekuatan yang menggoyang Prabowo dapat dipahami. Oligarki rakus itu bermain, berupaya menggagalkan bahkan menurunkan Prabowo di tengah jalan demi menaikkan presiden boneka yang mudah mereka setir,” tegas Muslim.

 

Reporter: rso

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.