HJB ke-544, Jaro Ade Pimpin Napak Tilas Jejak Sejarah Bupati Pertama Bogor
BOGOR (KM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadikan momentum peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 untuk menghidupkan kembali sejarah perjuangan daerah. Salah satunya melalui kegiatan Napak Tilas Sejarah Kabupaten Bogor yang bertujuan menelusuri jejak perjalanan Bupati pertama Bogor, Raden Ipik Gandamana.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (02/06) tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade. Bersama ratusan peserta dari unsur pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan, rombongan menyusuri jalur bersejarah dari Eks Pendopo Kawedanaan Jasinga hingga Pendopo Malasari di Kecamatan Nanggung.
Dalam sambutannya, Jaro Ade menegaskan bahwa napak tilas ini merupakan langkah nyata Pemkab Bogor untuk melengkapi literasi sejarah daerah yang selama ini dinilai masih memiliki banyak ruang kosong.
“Selama ini masyarakat mengenal Malasari sebagai tempat perjuangan Raden Ipik Gandamana. Namun sebelum sampai ke Malasari, tentu ada perjalanan panjang yang beliau lalui. Ada jejak jejak sejarah yang perlu kita gali dan kita ceritakan kembali kepada generasi sekarang,” ujar Jaro Ade.

Dirinya menambahkan, kegiatan ini sangat krusial untuk merangkai kembali potongan-potongan sejarah yang belum terdokumentasikan secara utuh agar masyarakat memahami narasi perjuangan Kabupaten Bogor secara lengkap.
Perjalanan bersejarah ini diawali dari Pendopo Jasinga, sebuah lokasi yang memiliki nilai historis tinggi sebagai pusat perjuangan dan pemerintahan darurat pada masa awal kemerdekaan.
Dari titik awal tersebut, rombongan bergerak melewati sejumlah kampung yang diyakini kuat menjadi bagian dari jalur gerilya Raden Ipik Gandamana, di antaranya Kampung Ciparengpeng, Cijairin, dn Ciear Desa Cileksa serta Kampung Jamang di Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya.
Di setiap titik pemberhentian, para peserta diajak untuk mengenang kembali kisah heroik para pendahulu dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan Kabupaten Bogor di tengah situasi perang dan keterbatasan logistik.
Tidak hanya itu, aksi nyata juga ditunjukkan Pemkab Bogor dengan menggelar bakti sosial. Sebanyak 400 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang rute napak tilas tersebut.
Ketua Pengcab IMI Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, yang turut serta dalam rombongan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada para pejuang.
“Melalui napak tilas ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah, sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi bagi Kabupaten Bogor yang kita nikmati hari ini,” ucap Aan.
Bagi Pemkab Bogor, agenda tahunan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam merawat identitas daerah, memperkuat nilai kebangsaan, serta memastikan estafet sejarah perjuangan Kabupaten Bogor tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment