Ratusan Warga Desa Bojong Koneng Gruduk Kantor Desa Minta Kepastian Relokasi Atas Janji Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor

Ratusan Warga Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat mendatangi Kantor Desa Bojong Koneng

Bogor (KM) – Ratusan Warga Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor mendatangi Kantor Desa Bojong Koneng, Rabu 20 Mei 2026 untuk meminta kepastian relokasi tempat tinggal yang dijanjikan Pemerintah Daerah yang tak kunjung tiba hingga saat ini.

Warga yang mendatangi kantor desa Bojong Koneng tersebut berasal dari Kampung Curug RW 09, Kampung Gunung Batu RW 11, Kampung Garusang RW 05 yang mana warga tersebut adalah satu Wilayah dengan Presiden Prabowo Subianto.

Warga berharap agar segera relokasi rumah mereka ke tempat yang aman pasca bencana pergeseran/Pegerakan tanah yang mengakibatkan rumah dan tanah retak dan rusak parah.

Salah satu warga dari kp Curug mengatakan, sejak maret 2025 hingga saat ini mei 2026 belum ada kepastian dari pemerintah daerah untuk relokasi yang dijanjikan.

Untuk itu ia berharap agar pemerintah daerah respon cepat, dan merealisasikan relokasi agar secepatnya mereka bisa tenang, aman untuk menjalani hidup yang layak dan bisa berusaha dengan baik. Tidak dihantui rasa was-was setiap saat.

“Saat ini sudah setahun lebih di hantui rasa was-was, takutnya tiba-tiba saja terjadi pergeseran atau tengah malam disaat istirahat dan tidur lelap ada pergerakan tanah malah jadi petaka buat keluarga kami dan buat warga di tiga kampung ini,” ungkapnya.

Ia berharap, mudah-mudahan dengan suara mereka didengar oleh pemerintah atas kedatangan mereka ke kantor desa Bojong koneng, ada atensi dan perhatian dari pemerintah agar segera relokasi tempat yang aman yang dijanjikan pemerintah 2025 sebutnya.

“Masa ia, setiap saat kami harus berdemo dan ramai-rami ke kantor desa, kan jelas ini tanggung jawab pemerintah daerah, untuk melindungi warganya,” tutupnya.

Reporter: Gats

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*