Pemerhati Soroti Proyek Yang Di Kerjakan CV. Meita Dan Cv. Tri Karya Putra, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Kota Bekasi (KM) – Pengurangan spesifikasi pekerjaan yang dikerjakan kontraktor hampir bisa dipastikan disetiap pekerjaan proyek plat merah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

Hal itu diungkapkan Pemerhati Pembangunan infrastruktur, Samuel yang menyoroti potensi kerugian Negara yang terus terulang pada setiap tahun penganggaran proyek infrasetruktur di wilayah Pemerintah Pemkot Bekasi.

“Pengurangan spesifikasi pekerjaan dipastikan selalu terjadi disejumlah titik lokasi pekerjaan yang dapat menimbulkan potensi kerugian Keuangan Daerah dampak dari kualitas pekerjaan yang tidak sesuai RAB atau kontrak kerja,” terang Samuel kepada kupasmerdeka.com Rabu, (6/5/2026).

Seperti, lanjut Samuel, yang terjadi di tahun 2026 ini dibeberapa lokasi pekerjaan, diantaranya.” Proyek Peningkatan Turap Kali Juanda di RW 04, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, dikerjakan oleh CV. Meita, dengan nilai kontrak sebesar Rp142.461.000. Peningkatan Saluran Rutin Tersier Kota Bekasi (Perbaikan Saluran Jalan Parpostel RW 08 Kelurahan Jatiluhur Kecamatan Jatiasih) CV. Tri Karya Putra.

Termasuk pekerjaan Peningkatan Saluran Lingkungan RT01 Rw14 Harapan Baru Regency Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, CV. Tri Karya Putra, nilai anggaran 200 juta.

Terkait hal tersebut, banyak sekali kita temukan tidak sesuai spesifikasi pekerjaan. Namun entah sengaja atau gimana selalu luput dari pengawasan Dinas BMSDA Kota Bekasi ,” jelasnya.

Pasalnya, sambung Samuel, sejumlah pekerjaan yang sudah melaksanakan dan sedang melaksanakan pekerjaan, telah terjadi pembiaran terhadap kecurangan-kecurangan oknum kontraktor saat melaksakan pekerjaan tersebut.

Anehnya, Konsultan Supervisi hingga Pengawas dari Dinas BMSDA Kota Bekasi terutama Bidang Sumber Daya Air, terkesan melindungi bahkan menutupi kecurangan yang terus terulang yang berpotensi merugikan Negara secara berkelanjutan tersebut,” cetus Samuel.

Masih kata Samuel, tidak sesuainya pekerjaan tersebut dari ukuran U-Ditch type HD 40×40 cm merek Trecon, ditemukan ukuran lebar U-Ditch tidak sesuai spesifikasi, karena ukuran yang terpasang kurang dari 40 cm dan untuk ukuran U-Ditch 50 cm terbilang sama tidak sesuai.

Apalagi pekerjaan tidak menggunakan lantai kerja, padahal penggunaan lantai kerja tebal 5 cm kegunaannya untuk mencari level permukaan air, sebagai landasan stabil, perata beban.

Begitu juga pekerjaan turap, hingga tulangan pada pembesian dikurangi diameter serta jumlah pemasangannya yang tidak sesuai dengan ketentuan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Karena hasil pengukuran di lokasi, jarak antara tulangan besi cicin (sekang) 19 sampai 23 cm,”ungkapnya.

Tak hanya itu, lebih lanjut Samuel, material batu kali yang digunakan dalam pekerjaan turap diduga dicampur dengan batu bekas. Praktik ini berpotensi menurunkan kualitas dan ketahanan struktur dalam jangka panjang, disini Pengawas diam dan terjadi pembiaran.

Untuk itu, dirinya sangat menyayangkan selalu terjadi setiap tahun oknum kontraktor melakukan pengurangan-pengurangan spesifikasi terhadap sejumlah pekerjaan yang jelas-jelas merugikan masyarakat,”ujar Samuel.

Pemerintah Kota Bekasi sudah mengeluarkan anggaran namun tidak mendapatkan kualitas yang sesuai kontrak. Sementara masyarakat pembayar pajak tidak dapat menikmati infrasetruktur dalam waktu panjang.

Perlu diketahui, proyek- proyek yang dikerjakan kontraktor CV. Meita dan Cv Tri Karya Putra, bernama Haji iding, pihaknya Ex mantan pensiunan di Bidang Sumber Daya Air Dinas BMSDA Kota Bekasi, sehingga para pengawas diduga tidak berani melakukan ketegasan,”pungkasnya. (Den)

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.