Tikus Ditemukan di Tumpukan Ompreng MBG SMKN 8 Semarang, Ini Penjelasan dan Risiko Kesehatannya

SEMARANG (KM) — Temuan seekor tikus di tumpukan ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 8 Semarang memicu kekhawatiran terkait kebersihan dan keamanan pangan. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial.

Tim percepatan MBG Jawa Tengah menegaskan bahwa kejadian tersebut bersifat insidental dan tidak mencerminkan keseluruhan proses distribusi makanan.

“Kejadian itu memang terjadi, tetapi sifatnya insidental. Kami pastikan tidak ada makanan yang sudah terkontaminasi dibagikan kepada siswa,” ujar perwakilan tim percepatan MBG Jawa Tengah saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya langsung melakukan evaluasi di lapangan begitu menerima laporan.

“Begitu ada laporan, kami langsung lakukan penelusuran dan perbaikan di titik distribusi. Standar kebersihan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Pihak sekolah juga memastikan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan penyedia dan petugas distribusi untuk memperketat pengawasan, terutama di area penyimpanan ompreng,” ujar salah satu perwakilan sekolah.

Meski disebut insidental, keberadaan tikus di area makanan tetap menjadi perhatian serius. Tikus diketahui dapat membawa berbagai penyakit yang berbahaya bagi manusia, baik melalui kotoran, urin, maupun kontak langsung.

Di antaranya adalah leptospirosis akibat bakteri Leptospira, pes yang disebabkan Yersinia pestis, hingga salmonellosis dari bakteri Salmonella. Selain itu, tikus juga dapat menjadi sumber penularan hantavirus, LCMV, serta murine typhus.

Pakar kesehatan masyarakat mengingatkan bahwa aspek higienitas dalam program pangan massal harus dijaga ketat.

“Dalam distribusi makanan skala besar, pengendalian hama seperti tikus menjadi hal krusial. Kontaminasi sekecil apa pun bisa berdampak luas,” ujar seorang ahli kesehatan lingkungan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa selain memastikan kecukupan gizi, pengawasan kebersihan dalam program MBG harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

 

Reporter: rso

Komentar Facebook
KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.