Ribuan Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor di Cigudeg, Bantuan Dinsos Bogor Dinilai Timpang
BOGOR (KM) – Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam (18/4).
Meski ribuan warga terdampak kehilangan tempat tinggal dan infrastruktur rusak parah, bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor dinilai masih sangat minim dan belum mencukupi kebutuhan di lapangan.
Berdasarkan data yang dihimpun, bencana ini melanda setidaknya 11 desa, di antaranya Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Rengasjajar, Batujajar, dan Tegallega. Data asesmen terbaru menunjukkan dampak longsor juga meluas ke Desa Mekarjaya, Cigudeg, Wargajaya, Banyuresmi, hingga Desa Banyuasih.
Hujan deras yang mengguyur tanpa henti menyebabkan sungai meluap dan tanah longsor yang mengakibatkan rumah warga roboh, jembatan hanyut, serta kerusakan fasilitas pendidikan dan lahan pertanian.
Setidaknya kurang lebih 1.150 Kepala Keluarga (KK) kini terpaksa bertahan hidup dalam keterbatasan di pengungsian.
Hingga Jumat (24/4), Dinas Sosial Kabupaten Bogor tercatat baru menyalurkan 5 unit kasur dan 41 paket logistik. Jumlah ini dinilai timpang dibandingkan dengan jumlah korban yang mencapai ribuan jiwa.
“Semoga dengan adanya peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kami berharap bantuan logistik segera direalisasikan, baik untuk warga miskin maupun kaya, yang rumahnya rusak ringan maupun berat,” tegas Kepala Desa setempat, Jamaludin, didampingi Sekretaris Desa, Sahrul.
Kekecewaan publik semakin menguat lantaran Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4) mengenai lambatnya penanganan logistik tersebut.
Di tengah minimnya kehadiran bantuan pemerintah daerah, solidaritas dari berbagai sektor justru bergerak lebih cepat. Bantuan mulai mengalir dari CSR PT Antam Pongkor, PTPN IV, serta organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan KNPI.
Tak ketinggalan, aksi kemanusiaan juga dilakukan oleh Forum Komunikasi Jurnalis Bumi Putra (FKJBP) Bogor Barat dan Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat yang turun langsung ke lokasi bencana.
Saat ini warga Cigudeg menanti langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Bukan hanya sekadar bantuan sembako dan kasur yang terbatas, melainkan kepastian pemulihan infrastruktur jangka panjang agar aktivitas ekonomi dan pendidikan di Bogor Barat dapat kembali pulih.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment