Jembatan Tua di Cigudeg Ambruk, Jaro Ade Instruksikan Gotong Royong dan Percepatan Perbaikan
BOGOR (KM) – Akses utama warga di Kampung Rengganis, Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor bagian barat, terputus total. Jembatan tua yang menjadi urat nadi aktivitas warga ambruk pada Jumat (17/4) yang mengakibatkan mobilitas ekonomi, akses kesehatan, hingga pendidikan lumpuh seketika.
Kondisi jembatan yang patah di bagian tengah memaksa warga, termasuk anak-anak sekolah, bertaruh nyawa menyeberangi sungai demi mencapai tujuan.
Menanggapi situasi darurat ini, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhendi yang akrab disapa Jaro Ade langsung meninjau lokasi bencana pada Sabtu (18/4).
Tinjauan langsung Jaro Ade yang didampingi Anggota DPRD Kabupaten Bogor Nurodin (Jaro Peloy), Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin, serta Danramil Kapten Caj M. Machduro.
Menurutnya, faktor usia dan cuaca membuat jembatan tersebut ambruk.
“Ini dampak dari banjir dan hujan, ditambah usia jembatan yang sudah tua sejak dibangun almarhum Kades Sanip. Sembari menunggu kajian teknis dari Dinas PUPR, saya minta warga mengedepankan semangat gotong royong membangun jembatan darurat sementara,” ujar Jaro Ade di lokasi, Sabtu (18/4).
Saat ini, pihak Kepolisian bersama BPBD Kabupaten Bogor telah menyediakan jalur darurat menggunakan batang kelapa. Namun, fasilitas ini dinilai belum memadai untuk menopang kebutuhan harian ratusan kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut.
Kepala Desa Cintamanik, Jamaludin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengusulkan perbaikan jembatan melalui Musrenbang maupun dinas terkait. Sayangnya, hingga musibah ini terjadi, usulan tersebut belum juga terealisasi.
“Kami berharap pembangunan jembatan ini segera masuk dalam program APBD. Warga sangat mendambakan jembatan permanen seperti program jembatan Rawayan yang sudah didapatkan desa-desa lain,” tegas Jamaludin.
Di waktu yang sama, selain urusan infrastruktur, Jaro Ade juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai kelestarian sungai. Mengingat sungai tersebut masih aktif digunakan anak-anak untuk mandi dan bermain, ia mengimbau warga untuk berhenti membuang sampah ke aliran air.
Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Cintamanik masih menanti langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Bogor agar pembangunan jembatan permanen segera dieksekusi demi memulihkan denyut nadi perekonomian di wilayah itu.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment