Cigudeg Memanas Menjelang Pencairan Kompensasi Penutupan Tambang, Ratusan Karyawan Kembali Dirumahkan Hari Ini

BOGOR (KM) – Ratusan buruh tambang di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, kembali turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Desa Rengasjajar. Mereka menuntut kejelasan kompensasi setelah penutupan tambang sementara oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, Lebih dari 300 pekerja tambang yang terdampak penutupan hingga kini belum menerima kompensasi bahkan dikabarkan tidak akan mendapat dana kompensasi. Para buruh menilai adanya tebang pilih dalam pemberian bantuan, sehingga menimbulkan keresahan dan ketidakadilan di tengah masyarakat.

 

Bayu, Salah satu pemuda Desa Rengasjajar sekaligus Aktivis Forum Komunikasi Bumi Putra Bogor Barat, ikut menceritakan kesusahan dan keresahan warga selama penutupan pertambangan berlangsung.

 

“Semenjak kebijakan penutupan tambang, tetangga, teman, saudara bahkan adik saya juga kehilangan pekerjaan. Mereka dirumahkan tanpa kepastian sampai kapan harus menunggu. Sedangkan kebutuhan keluarga dan rasa lapar tidak bisa menunggu,” ujarnya, Rabu (4/3).

 

Bayu menambahkan, tepat pada hari ini Rabu (4/2) salah satu perusahaan pertambangan di Rengsjajar merumahkan ratusan karyawannya. Ia menilai kebijakan yang diambil pemerintah tidak mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi yang dirasakan masyarakat.

 

“Iya benar, salah satu tambang di Rengasjajar hari ini merumahkan seluruh karyawannya,” ucapnya dengan nada rendah

 

Menurut Bayu, kondisi ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap janji-janji politik menjelang pemilihan mendatang.

 

“Setelah kejadian ini, tidak menutup kemungkinan (pasti) masyarakat di sini sudah tidak akan lagi percaya atau terlibat isu-isu politik,” tegasnya.

 

Dirinya berharap agar Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang dipimpin oleh Gubernur Dedi Mulyadi, dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan.

 

“Semoga bapak Gubernur Jawa Barat yang baik, murah senyum, dan peduli terhadap rakyatnya bisa melihat dan merasakan keadaan di sini dengan hati. Keluarga dan anak istri kami lapar, Pak. Saya hanya berharap semoga apa yang kami rasakan tidak dirasakan oleh bapak atau orang lain di kemudian hari. Dan teruntuk Bupati kabupaten Bogor saya hanya ingin bertanya apa kabar, jangan lupa Kecamatan Cigudeg Khususnya daerah yang terdampak penutupan tambang masyarakatnya menanti kehadiran bapak sebagai pemimpin, Cigudeg juga Bogor,” ungkapnya.

 

Reporter: Septiawan

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.