Ironis, Program Makan Bergizi Gratis di SDN 01 Bunar Cigudeg Dikeluhkan Wali Murid

BOGOR (KM) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi pemenuhan gizi siswa, justru menuai polemik di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Para wali murid di SD Negeri 01 Bunar mengeluhkan kualitas menu yang menurut mereka jauh dari standar kesehatan dan kelayakan.

Berdasarkan laporan di lapangan, pada awal bulan Ramadhan, Senin (23/02), siswa hanya menerima satu buah jeruk dan sebungkus kue. Kondisi ini memicu kekecewaan orang tua siswa yang mempertanyakan kinerja dapur MBG yang berlokasi di Kampung Bubuay, Desa Mekarjaya.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa variasi menu harian pun dianggap tidak konsisten. Pada Selasa (24/02), siswa menerima kacang pilus, roti, dan dua potong ayam. Sementara pada Rabu (25/02), menu terdiri dari susu botol, roti, tiga biji kurma, dan satu butir telur.

“Meski menu hari Rabu sedikit lebih baik, kualitas secara keseluruhan menurut kami belum memenuhi standar gizi yang diharapkan,” ujar salah seorang wali murid.

Selain persoalan menu yang minim, muncul fakta mengejutkan bahwa sebelum Ramadhan, makanan yang disajikan diduga sering tidak layak konsumsi.

“Ada yang bau, sampai anak saya tidak mau ambil,” tambah wali murid tersebut.

Kabarnya, pihak sekolah sudah sempat melayangkan komplain, namun hingga kini belum mendapatkan respon dari pengelola.

Hingga berita ini diturunkan, pengelola dapur MBG di Kampung Bubuay masih dalam proses konfirmasi terkait keluhan tersebut. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh agar anggaran negara benar-benar berdampak pada perbaikan gizi anak sekolah, bukan sebaliknya.

Reporter: Septiawan

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*