BEM UMBARA Sampaikan Sikap atas Kematian Pelajar di Maluku Tenggara
Barru (KM) — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Barru (BEM UMBARA) menyampaikan pernyataan sikap terkait meninggalnya seorang pelajar berusia 14 tahun, Arianto Tawakal, di Kota Tual, Maluku Tenggara beberapa hari lalu.
Dalam keterangan tertulisnya, BEM UMBARA menilai peristiwa tersebut perlu mendapatkan perhatian serius serta penanganan hukum yang transparan dan akuntabel. Mereka juga mendorong agar seluruh proses penanganan kasus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Presiden Mahasiswa BEM UMBARA, Muhamad Afif Zaelani, menyampaikan bahwa pihaknya mendesak adanya pengusutan yang terbuka dan independen, serta memastikan setiap dugaan pelanggaran diproses secara profesional.
“Kami mendorong agar proses hukum berjalan secara transparan, independen, dan akuntabel, sehingga keadilan dapat ditegakkan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.
Selain itu, BEM UMBARA juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem pengawasan di tubuh institusi kepolisian, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.
Dalam poin sikapnya, organisasi mahasiswa tersebut turut meminta agar proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terkait, sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.
BEM UMBARA juga menyampaikan pandangan mengenai pentingnya kepemimpinan yang responsif terhadap berbagai persoalan di tubuh institusi penegak hukum, serta mendorong adanya evaluasi kebijakan sebagai bagian dari upaya perbaikan institusional.
Lebih lanjut, mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses hukum secara konstruktif, dengan tetap menjaga situasi yang kondusif dan menghormati asas praduga tak bersalah.
Pengamat menilai bahwa setiap kasus yang menyangkut keselamatan warga negara, khususnya anak di bawah umur, harus ditangani secara serius, profesional, dan transparan.
Penanganan yang baik dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak warga negara.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang berimbang.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan pernyataan resmi BEM UMBARA. Informasi akan diperbarui seiring perkembangan dan konfirmasi dari pihak terkait.
Leave a comment